TribunJabar/

Peternak Ikan KJA Jatiluhur: Pakan Ternak Kami Organik

Ia mengatakan, selama ini para peternak KJA menggunakan pakan dari sejumlah perusahaan pakan ternama. Seperti . . .

Peternak Ikan KJA Jatiluhur: Pakan Ternak Kami Organik
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
ILUSTRASI: KJA di Bendung Ubrug, Bendungan Ir H Juanda, Jatiluhur, Purwakarta, Minggu (25/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ketua Paguyuban Pembudidaya Ikan (PPI) Keramba Jaring Apung (KJA) Bendungan Ir H Juanda Jatiluhur Yana Setiawan menegaskan pakan ikan bukan faktor penentu buruknya kualitas air bendungan.

"Kualitas air bendungan jadi buruk itu bukan karena pengaruh pakan ikan karena pakan ikan tidak disertai zat kimia," ujar Yana kepada Tribun melalui ponselnya, Kamis (16/3).

Ia mengatakan, selama ini para peternak KJA menggunakan pakan dari sejumlah perusahaan pakan ternama. Seperti Cargil, Global, Japfa Comfeed dan CPP.

"Semua pakan itu organik, sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan bahkan sudah ber-Standar Nasional Indonesia (SNI)," ujarnya.

Kalaupun air bendungan memiliki kadar asam tinggi yang disebut-sebut membuat korosif turbin pembangkit listrik, itu karena zat kimia lainnya.

"Pakan yang kami gunakan itu kan organik, kalaupun asamnya tinggi, itu karena limbah air dari hulu. Kita tahu sebelum Bendungan Ir H Juanda berdiri pabrik di sepanjang Sungai Citarum yang diduga membuang zat kimia ke sungai," ujar dia.

Para peternak ikan KJA Jatiluhur kata dia, hanya dijadikan kambing hitam dengan menyebut kualitas air bendungan menurun karena limbah pakan ternak ikan.

"Harusnya diperiksa betul sejauh mana pengaruh limbah kimia pabriknya. Karena menurut kami, itulah alasan kenapa air Jatiluhur jadi tercemar," ujar Yana. (men)

Penulis: men
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help