TribunJabar/

Pasokan Beras Organik dari Petani Masih Kurang, Ini Rencana Bank Indonesia untuk Membantunya

BI punya peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dukungan ini akan dorong ekonomi masyarakat yang relatif lemah

Pasokan Beras Organik dari Petani Masih Kurang, Ini Rencana Bank Indonesia untuk Membantunya
tribunjabar/firman wijaksana
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jabar, Juda Agung saat memberikan keterangan terkait kerja sama UMKM di Kabupaten Garut kepada sejumlah wartawan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (16/3/2017). 

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Bank Indonesia Perwakilan Jabar bekerja sama dengan Pemkab Garut akan mengembangkan produk beras organik di Kecamatan Bayongbong. Bank Indonesia akan melakukan pembinaan kepada para petani dalam menjalankan usahanya.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jabar, Juda Agung, menyebut jika saat ini permintaan beras organik cukup tinggi. Namun suplai dari para petani masih kurang untuk memenuhi permintaan pasar.

"BI punya peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dukungan ini akan dorong ekonomi masyarakat yang relatif lemah," ujar Juda usai bertemu dengan Bupati Garut di Gedung Pendopo, Kamis (16/3/2017).

Juda mengaku kerja sama yang dijalin dengan Pemkab Garut bukan yang pertama dilakukan. Sebelumnya, Bank Indonesia juga mengembangkan usaha sapi potong di Garut Selatan.

Menurut Juda, pengembangan ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan melahirkan sejumlah pengusaha baru. Terutama dari kalangan generasi muda.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan adanya kerja sama tersebut akan memberi dorongan terhadap ekonomi dan kesejahteraan warga. Bantuan kepada petani beras organik pun tak hanya dari segi modal pelatihan teknis. Melainkan bantuan dari sisi teknologi sampai pelatihan.

"Keuntungan untuk pemda bisa tingkatkan ekonomi masyarakat. Jika berjalan lancar bisa menyebar ke daerah lain. Pemda akan berikan bantuan infrastrukturnya," kata Rudy.

Rudy menyebut, ada beberapa UMKM lain yang akan diajukan untuk mendapat bantuan dari Bank Indonesia. Bantuan kepada para petani beras organik dinilai tepat karena besarnya luas lahan pertanian di Kabupaten Garut. (wij)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help