TribunJabar/

Bejat, Seorang Kakek Cabuli Anak Usia 7 Tahun dengan Berpura-pura Main Dokter-dokteran

Kasus ini terbongkar saat AS sering mengeluh sakit ketika buang air kecil pada Jumat (24/2/2017

Bejat, Seorang Kakek Cabuli Anak Usia 7 Tahun dengan Berpura-pura Main Dokter-dokteran
KOMPAS.com/ EDI JUNAEDI
Ilustrasi pelaku pencabulan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Km alias Akeh terpaksa harus menjalani hari tuanya dibalik jeruji besi. Kakek berusia 72 tahun ini tega mencabuli AS, bocah berusia 7 tahun.

Kasus ini terbongkar saat AS sering mengeluh sakit ketika buang air kecil pada Jumat (24/2/2017). AS pun mengaku kepada ibunya jika pernah dinodai oleh Kakek Akeh.

"Kakek Akeh sudah kami amankan di rumahnya," ujar Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Bandung AKBP M. Yoris Maulana di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (15/3/2017).

Yoris mengatakan, Kakek Akeh melakukan perbuatannya di kediamannya di kawasan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. AS sendiri, kata Yoris, merupakan teman dari cucu Kakek Akeh.

"Korban ini sering bermain dengan cucu kakek di rumah kakek tersebut. Karena sering main ke rumah kakek tersebut, kakek senang terhadap korban," katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana menunjukan barang bukti hasil perbuatan pencabulan yang dilakukan Kakek Akeh (72) terhadap teman cucunya AS di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (15/3/2017).
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana menunjukan barang bukti hasil perbuatan pencabulan yang dilakukan Kakek Akeh (72) terhadap teman cucunya AS di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (15/3/2017). (TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN)

Dengan modus bermain dokter-dokteran, kata Yoris, Kakek Akeh menggendong korban. Disaat itulah, sambung Yoris, Kakek Akeh melancarkan perbuatannya dengan berujar kepada korban jika perbuatannya itu hanya sekedar permainan biasa.

"Berdasarkan pengakuannya, pelaku sudah tiga kali melakukan perbuatannya terhadap korban selama enam bulan ke belakang," katanya.

Atas perbuatannya ini, Kakek Akeh pun terpaksa harus menjalani hari tuanya dibalik jeruji besi. Ia dijerat Pasal 81 Jo Pasal 76D atau Pasal 82 Jo Pasal 76E Undang-undang Republik Indonesia Nomor. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 32 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Kakek Akeh pun terancam hukuman 15 tahun penjara. (dra)

Penulis: dra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help