TribunJabar/

Ada-ada Saja! Perempuan "Backpacker" Tanpa Busana Bikin Heboh Wisatawan di Bangkok

Penampilan berani perempuan pelancong itu menghebokan para backpacker dan wisatawan lainnya di kawasan tersebut

Ada-ada Saja! Perempuan
DAILYMAIL.CO.UK

BANGKOK, TRIBUNJABAR.CO.ID – Seorang perempuan backpacker berjalan tanpa busana pada jam sibuk di tempat wisata paling ramai di Khao San Road, Bangkok, Thailand, Selasa (14/3/2017).

Penampilan berani perempuan pelancong itu menghebokan para backpacker dan wisatawan lainnya di kawasan tersebut, seperti dilaporkan Mirror, Rabu (15/3/2017).

Perempuan tersebut berusia sekitar 30-an tahun. Menyadari ada yang tidak beres, petugas di tempat wisata itu pun memburunya, tetapi ia melarikan diri.

Setelah dikejar petugas, perempuan itu akhirnya dapat dicegat di sebuah jembatan dan petugas menyerahkan dia sarung penutup tubuhnya yang telanjang.

Ia dibawa ke kantor pos polisi terdekat untuk dimintai keterangan, namun tak ada informasi apapun yang diperoleh karena tidak memahaminya sehingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Salah satu petugas yang menyelamatkan perempuan itu, Jakchai Banyensakul, yang memotret dan merekam video, mengatakan, "perempuan  itu ditemukan di Jalan Khao San.”

Seorang perempuan backpacker yang berjalan telanjang di sebuah tempat wisata di Bangkok, Thailand, akhirnya diamankan polisi setempat, Selasa (14/3/2017).
Seorang perempuan backpacker yang berjalan telanjang di sebuah tempat wisata di Bangkok, Thailand, akhirnya diamankan polisi setempat, Selasa (14/3/2017). (Mirror/Getty)

"Hari sangat panas, dan ada banyak wisatawan di sana. Ada banyak backpacker asing di sana, jadi kami berpikir dia sedang dalam perjalannannya.”

"Dia tak bisa mengerti. Dia tidak akan mengatakan apa pun yang terjadi padanya dan ia menolak untuk menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris dan Thailand,” demikian polisi.

"Kami tidak mengetahui siapa namanya atau dari mana ia berasal. Ia tidak mengatakannya kepada kami," ujar polisi tersebut.

Perempuan itu ditemukan pada sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Perempyuan itu akhirnya dibawa ke sebuah van ke kantor polisi setempat.

"Kami akan menunggu dia sampai dia mau berbicara. Kami harus menunggu selama beberapa hari dan mencari tahu apa yang terjadi dengannya. Namun, jika tida ditemukan kesalahan, dia berhak dibebaskan,” kata polisi tersebut. (KOMPAS.com)

Editor: ddh
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help