TribunJabar/

Ada Gerakan Tutup Lubang, Ruas Jalan Kabupaten Bandung Diklaim Tak Parah

Menurut Dede, apa yang dilakukan oleh Dinas PUPR telah tepat sebelum untuk meminimalisir dampak kerusakan yang terjadi.

Ada Gerakan Tutup Lubang, Ruas Jalan Kabupaten Bandung Diklaim Tak Parah
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Bupati Bandung, Dadang M Naser bersama elemen masyarakat Cicalengka tengah melakukan penutupan lubang di Jalan Raya Majalaya-Cicalengka, Selasa (14/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana

KATAPANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) wilayah Soreang, Dede Sukarsa mengatakan bahwa kerusakan ruas jalan kabupaten tak begitu parah.

"Lubang-lubang jalan di wilayah Kabupaten Bandung segera ditutup, karena sudah ditangani kami lewat pemeliharaan," ujar Dede di Kampung Lebakwangi, Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (14/3/2017).

Saat ditemui Tribun, pihaknya tengah melakukan penambalan jalan berlubang sekaligus membersihkan rumput-rumput yang berada di bahu jalan. Menurut Dede, apa yang dilakukan oleh Dinas PUPR telah tepat sebelum untuk meminimalisir dampak kerusakan yang terjadi.

"Lubang kecil kalau dibiarkan nanti akan tergerus dan makin melebar, kita lakukan ini menjelang kegiatan permanen oleh rekanan dari pihak ke-tiga," ucap Dede.

Dede sendiri mengatakan pihaknya menangani lima kecamatan dari Kutawaringin, Soreang, Pasir Jambu, Ciwidey dan Ranca Bali. Dede tak menapik jika ada beberapa ruas jalan yang rusak parah, seperti di Rawa Bogo yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung Barat.

"Jalan dengan elevasi rendah, tanpa didukung dengan drainase yang baik, tapi insya Allah tahun ini akan ditingkatkan, mudah-mudahan tahun ini ada pembetonan," katanya.

Suwardi (41), warga Kampung Lebakwangi, mengatakan dirinya terbantu dengan program GTL ini. Namun, ia harapkan ada pelebaran di Sekarwangi yang memotong persawahan. Pasalnya, sering terjadi kemacetan di jalan yang hanya selebar 3 meter itu.

"Kalau ada mobil atau truk yang lewat dari arah yang berlawanan, suka sulit lewat, apalagi bahu jalannya sempit," katanya. (dam)

Penulis: dam
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help