TribunJabar/

Telkom Berikan Pinjaman Lunak kepada 10.956 UKM Binaan

Untuk tahun 2017 ini, menurut Sulthon, angka penyaluran masih dalam perencanaan namun proyeksinya akan sama atau melebih tahun sebelumnya.

Telkom Berikan Pinjaman Lunak kepada 10.956 UKM Binaan
ISTIMEWA
Menneg BUMN Rini Soemarno (tengah) dan Dirut PT Telkom Alex J. Sinaga (kedua kanan) berpose bersama UKM binaan dalam pembukaan Telkom Craft di Jakarta, akhir pekan kemarin. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID-- Community Developement Direktorat Human Capital Management PT Telkom konsisten membina sekaligus menyalurkan dana pembinaan hingga ratusan miliar kepada puluhan ribu usaha kecil menengah (UKM) binaannya.

Mochammad Sulthonul Arifin, Senior General Manager Community Development PT Telkom, mengatakan, dalam penyaluran pinjaman lunak, pihaknya tahun lalu menyalurkan kredit Rp360,92 miliar kepada 10.956 UKM binaannya.

"Untuk tahun 2017 ini, menurut Sulthon, angka penyaluran masih dalam perencanaan namun proyeksinya akan sama atau melebih tahun sebelumnya. Dengan demikian, penyaluran kredit lunak tetap masif dan sejalan dengan upaya pembinaan kepada UKM binaannya," katanya, dalam rilis yang diterima Tribun, Senin (13/3/2017).

Menurutnya, selain pinjaman lunak, upaya pembinaan terbaru adalah melibatkan 150 UKM binaan terpilih dalam ajang Telkom Craft Indonesia bertemakan "Local Heroes to Global Champions" di Hall A Jakarta Convention Center, Jakarta, yang dibuka Menneg BUMN Rini Soemarno.

UMKM pilihan karena merupakan hasil seleksi dengan kriteria Tiga Go: Go Modern, Go Digital, dan Go Online. Jadi, kata dia, salah satu parameternya adalah produknya sudah dipasarkan secara daring diblanja.com.

"Ada tiga jenis UKM yang ikut hadir Telkom Craft yaitu kerajinan, fashion, dan makanan. Ini wujud nyata kami selalu berupaya meningkatkan kualitas UKM di Indonesia sekaligus implementasi program Rumah Kreatif BUMN dengan UKM dari seluruh Indonesia," katanya.

Sulthon mengatakan, Rumah Kreatif BUMN berusaha mengikis kesulitan klasik UKM Indonesia. Yakni permasalahan acces to competence (bimbingan standar pengembangan produk, kualitas, manajemen, dan teknologi), acces to commerce (bimbingan akses ke pasar lebih luas melalui penjualan online), dan acces to capital (bimbingan mendapatkan akses permodalan).

"Karena itulah, teknologi digital diterapkan ke UKM yang ikut pameran ini. UKM tidak lagi manual, mereka digiring menggunakan teknologi digital setelah menjadi binaan kami. Usaha mikro mendapat referensi bisa menghasilkan produk berkelas dunia," katanya.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan selain jadi penyedia di blanja.com, juga dikenalkan sistem pembayaran daring melalui Telkomsel Cash (TCash). Uang elektronik Telkomsel ini dapat dijadikan deposit serta digunakan untuk semua transaksi.

Telkom Craft sendiri ditargetkan dikunjungi 9.000 pengunjung. Dan selama tiga hari tersebut, sambung Sulthon, UKM akan mendapat penilaian. Mereka yang terbaik akan peroleh penghargaan serta akan mengikuti ajang pameran sejenis di luar negeri. (tif)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help