TribunJabar/

Busana Nikah Bergaya Modern-Tradisional Hadir Selama Tiga Hari di Bandung

Pengantin banyak yang memilih pakaian pengantin perpaduan, yakni tradisional- modern.

Busana Nikah Bergaya Modern-Tradisional Hadir Selama Tiga Hari di Bandung
TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.CO.ID - BUSANA pengantin saat ini banyak dipengaruhi sentuhan modern. Calon pengantin pun lebih banyak memilih pakaian yang simpel namun up to date untuk dipakai di hari istimewa mereka.

Meski masih ada yang memilih menggunakan pakaian adat tradisional dari daerah sang pengantin, tetap saja busana tradisional sudah dipengaruhi modernisasi.

"Untuk pakaian pengantin tradisional masih banyak disukai terutama oleh mereka yang masih mengutamakan atau menggunakan ritual tradisional dalam konsep pernikahannya," kata Hanna Shofia, Owner sekaligus Ketua Penyelenggara La Novia Wedding di Trans Studio Mall, kemarin.

Meski begitu, katanya, pengantin tetap memilih pakaian pengantin perpaduan, yakni tradisional- modern. Pengantin tetap menggunakan pakaian tradisional namun sudah ada unsur-unsur modern di dalamnya seperti simpel dan bermain warna.

"Karena pakemnya pakaian tradisional biasanya warna-warna yang memang sudah melekat dengan pakaian adat, tapi untuk paduan tradisional-modern sudah bermain warna," katanya.

Untuk tahun ini, tren pakaian pengantin tradisional modern untuk acara ijab masih didominasi warna putih atau broken white. Pemilihan warna ini karena pengantin di Indonesia termasuk di Jawa Barat masih menjunjung tinggi pakem adat ketimuran, bahwa pernikahan adalah sakral. Karena itu, warna putih dianggap sebagai warna suci yang sakral. Meski begitu, kata Hanna, ada juga mempelai yang memilih warna beda tapi tetap masih ada unsur putih di dalamnya.

Untuk pakaian resepsi, tradisional-modern sudah bermain warna atau perpaduan warna asli pakaian adat ditambah warna-warna lain yang match dengan pakaian asli dari adat tersebut. Tren warna pakaian pengantin tradisional-modern berupa warna pastel, emas, dan warna-warna yang cenderung lembut. Ada yang bermain warna berani seperti merah, pink, dan biru, namun tetap warna tersebut bernuansa lembut.

Tren busana pengantin tradisional ini dibahas dan ditampilkan secara lebih detail pada Pameran Pernikahan Tradisional La Novia Wedding yang digelar pada 10 hingga 12 Maret 2017 di Trans Convention Centre, Trans Luxury Hotel Bandung. Pada pameran yang mengambil tema "Damar Gentra Asmara" ini La Novia juga ingin memberikan wadah kepada para pebisnis berbasis traditional wedding untuk terus maju menyejajarkan diri dengan pernikahan internasional dengan tetap memelihara tradisi budaya bangsa ini. (tif)

Naskah ini juga bisa Anda baca di edisi cetak Tribun Jabar, Jumat (10/3/2017).

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help