Menteri Sosial Langsung Merespon Soal Keluhan Warga Korban Banjir Bandang Garut

Khofifah mengatakan, sesaat setelah mendengar kabar adanya kisruh, Kemensos langsung melakukan kroscek kepada Pemkab Garut.

Menteri Sosial Langsung Merespon Soal Keluhan Warga Korban Banjir Bandang Garut
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman meninjau RSU dr. Slamet Garut usai dilanda banjir bandang, Kamis (21/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kisruh pembagian jaminan hidup (jadup) di Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota langsung mendapat respon dari Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa. Khofifah pun meminta agar Pemkab Garut memverifikasi ulang data korban banjir bandang.

Sebelumnya, sejumlah warga Kelurahan Paminggir mengeluhkan jika bantuan jadup dari Kemensos hanya diterima per kepala keluarga (KK). Padahal seharusnya bantuan diberikan untuk setiap jiwa. Warga semakin kecewa karena dana jadup di Kelurahan Jayawaras dan Pakuwon diterima per jiwa dengan besaran Rp 900 ribu.

"Saya harapkan kisruh pembagian jadup ini segera diatasi. Setelah saya koordinasi sebenarnya Pemkab Garut sudah melaksanakan pembayaran sesuai dengan data yg tertuang dengan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang penerima Jadup," ujar Khofifah dari rilis yang diterima Tribun, Kamis (9/3/2017).

Khofifah mengatakan, sesaat setelah mendengar kabar adanya kisruh, Kemensos langsung melakukan kroscek kepada Pemkab Garut. Kepala Dinas Sosial menerangkan jika pembagian berdasarkan hasil pendataan awal yakni setiap jiwa mendapat dana jadup.

Namun, ketika dilakukan pembayaran beberapa KK mengajukan klaim bahwa masih banyak jiwa yg belum masuk SK.

Khofifah menyampaikan bahwa jumlah uang yang ditransfer Kemensos kepada Pemkab Garut pun telah sesuai dengan SK. Artinya tidak ada pemotongan atau penyelewengan seperti yang dipersangkakan warga Kelurahan Pamingkir, Kecamatan Garut Kota, Garut.

"Kami minta Pemkab segera data ulang. Nanti akan diajukan kembali secepatnya untuk diberikan tambahan bantuan jadup," ucapnya. (wij)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help