TribunJabar/

Indahnya Aksesori Berbahan Kain Perca

KAIN perca dikenal bisa diterapkan untuk membuat beragam aksesori dengan cakupan luas. Tak terbatas pada . . .

Indahnya Aksesori Berbahan Kain Perca
ISA RIAN FADILAH
Beragam aksesori buatan anggota perkumpulan Perca Nyeni Tatar Sunda Bandung (Pentas). 

Laporan Isa Rian Fadilah

TRIBUNJABAR.CO.ID - KAIN perca dikenal bisa diterapkan untuk membuat beragam aksesori dengan cakupan luas. Tak terbatas pada busana saja, perca pun bisa dikreasikan pada sendal, sepatu, tas, jaket, baju, hiasan interior dan eksterior.

Fleksibilitas kain perca membuat para perajin terdorong untuk membuat inovasi. Kelebihan itulah yang menjadi alasan perkumpulan Perca Nyeni Tatar Sunda Bandung (Pentas) membuat berbagai macam produk dari kain perca.

Berawal dari pelatihan yang digelar oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung, para ibu rumah tangga belajar membuat suatu produk yang memiliki nilai seni dan jual. Untuk meningkatkan kompetensi para anggotanya, Pentas kerap melakukan pertemuan dua kali dalam seminggu.

Beragam aksesori buatan anggota perkumpulan Perca Nyeni Tatar Sunda Bandung (Pentas).
Beragam aksesori buatan anggota perkumpulan Perca Nyeni Tatar Sunda Bandung (Pentas). (ISA RIAN FADILAH)

"Kami bikin perca sambil rapat di taman-taman Kota Bandung," ujar Betty, salah satu pengurus Pentas saat ditemui di Pasar Baru Square Jalan Otista Bandung, pekan lalu.

Beberapa produk yang dihasilkan antara lain aksesori interior seperti tempat tisu, sprei, bed cover, cempal, selimut bayi, dompet koin, dan alas piring. Produk-produk tersebut sering ditampilkan di sejumlah pameran kerajinan tangan di Kota Bandung. Produk-produk kreasi para anggota Pentas pun disimpan di Little Bandung di bandara.

"Saat ini Bandung ditimbun limbah yang banyak. Kota ini juga dominan busana. Jadi kami cari bahan baku yang termurah dan rasanya tidak sulit dicari. Kami putuskan pakai perca agar kreativitas pembuatnya terasah dan bisa berinovasi karena cakupan perca luas," kata Betty.

Beragam aksesori buatan anggota perkumpulan Perca Nyeni Tatar Sunda Bandung (Pentas).
Beragam aksesori buatan anggota perkumpulan Perca Nyeni Tatar Sunda Bandung (Pentas). (ISA RIAN FADILAH)

Membuat kerajinan tangan dengan perca diyakini memerlukan usaha yang kontinyu. Perajinnya harus rutin mengasah keterampilannya. Tak hanya rajin, tapi juga butuh nyali untuk memadukan beragam warna hingga tercipta warna yang harmonis.
"Sebuah karya perca akan mencerminkan kepribadian," ucapnya.

Betty mengungkapkan bahwa Pentas bersama para pelaku usaha asal Bandung lainnya pernah memamerkan produk-produknya keluar kota seperti Medan dan Makassar di bawah Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung.
"Perca Bandung di luar kota direspons sangat antusias, dan itu diluar dugaan," katanya. (ee)

Naskah ini juga bisa Anda baca di edisi cetak Tribun Jabar, Kamis (9/3/2017).

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help