TribunJabar/

Kuliner

Segarnya Es Goyobod Original Buatan Abah

Rasa manisnya berasal dari gula putih dinilai pas dengan goyobod. Goyobodnya sendiri terbuat dari . . .

Segarnya Es Goyobod Original Buatan Abah
ISA RIAN FADILAH
Es Goyobod 

Laporan Isa Rian Fadilah

TRIBUNJABAR.CO.ID - SEGARNYA es puter, gurihnya santan, lembut, dan empuknya goyobod bercampur menjadi satu dalam segelas es Goyobod Wa One. Goyobod yang sudah beroperasi sejak 1988 ini tak main-main dalam masalah rasa.

Pemiliknya Wawan Hermawan tak mau memasukan rasa lain ke dalam goyobodnya. Ia hanya mau membuat goyobod original yang terdiri dari goyobod, santan, es serut, es puter, dan kelapa muda. Sebetulnya, es goyobod autentik tak mengandung es serut. Lantaran terbuat dari santan, es puter di dalam es goyobodnya sama sekali tidak mengubah struktur rasa. Justru dengan adanya es serut, gurihnya santan semakin kentara.

"Sebetulnya saya tidak sengaja pakai es puter. Dulu sempat goyobodnya kehabisan santan, tapi pelanggan masih banyak yang antre. Nah goyobod kan harus ada santan, kebetulan saya juga jual es puter. Saya campur aja goyobod dengan es puter. Eh besoknya banyak pembeli yang ingin es goyobod pakai es puter," ujar Wawan yang akrab disapa Abah Goyobod, saat ditemui di Metro Indah Mall, Kota Bandung, kemarin.

Rasa manisnya berasal dari gula putih dinilai pas dengan goyobod. Goyobodnya sendiri terbuat dari aci kawung. Goyobod pun berbentuk kubus sempurna, tidak hancur. Aci kawung atau tepung aren dicampur dengan air dan penyedap, direbus dan diaduk hingga mengental dengan api menyala. Sedikit saja terlambat mengaduk, goyobod akan mengeras di bagian bawahnya dan akan tercium bau tak sedap.
Es puternya pun terasa lembut, gurih santan, dan manis. Di dalamnya dicampur nangka yang telah dihaluskan.

"Goyobod yang sudah masuk santan sudah tidak bisa dijual besok, maksimal sehari. Goyobod yang belum masuk santan seminggu kuat, tapi kekenyalannya berubah," katanya.

Di hari biasa, ia memproduksi 10-15 kilogram goyobod. Hampir setiap Sabtu dan Minggu ia membuat goyobod untuk pesta pernikahan atau pun sejenisnya.

"Dari dulu keliling Unpas dan Unpad ke Teknik Pangan, cari tahu bagaimana memproses es krim. Goyobod sebenarnya enggak masalah dimakan di musim hujan, asal setelahnya minum air hangat," ucapnya. (ee)

Layani Hingga Luar Kota

GOYOBOD Wa One pun aktif beroperasi di Lapang Siliwangi Bandung bersama para pelaku usaha lainnya menggunakan mobil (foodtruck). Setiap mangkal di event foodtruck, Wawan kerap mendapat pesanan untuk pernikahan. Banyaknya permintaan untuk pesta pernikahan membuat konsumen perlu memesan tiga bulan sebelumnya.

Wawan juga melayanani pesan antar. Jika jauh, Wawan mengemas es puter terpisah dengan goyobodnya. Ia pun kerap mengirim pesanan keluar kota. Es puter ia masukan ke dalam wadah kedap udara sehingga es tidak mencair.

Satu porsi es goyobod bisa dinikmati dengan harga Rp 10 ribu. Di event kuliner pun harganya sama. "Gak bisa naikin harga karena pelanggan sudah tahu harganya," katanya.

Wawan bergabung di komunitas foodtruck Bandung bukan hanya ingin mempopulerkan goyobod kepada kalangan muda. Lantaran biasanya ia menjual di daerah timur Bandung yang jauh dari tengah kota, ia kemudian berinisiatif berjualan di Lapang Siliwangi untuk mempermudah pelanggan setianya. Ada empat titik Goyobod Wa One, yaitu Metro Indah Mall, Ciwastra, Rancabolang, dan Riung Bandung,

Wawan kerap menerima pesanan untuk hajatan di berbagai kota seperti Garut, Cianjur, Cirebon, Tasikmalaya, dan Jakarta. Rumah produksi Goyobod Wa One terletak di Jalan Cidurian Selatan Kav No 1, Bandung.

"Saya pernah diminta membuat goyobod untuk paspampres waktu KAA. Itu 2.000 orang selama seminggu. Goyobod sebagai sajian Bandung," ungkapnya. (ee)

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help