TribunJabar/

Jalan Ambles

Jalan Ambles Masih Perlu Pengurukan, Antrean Kendaraan Mengular 5 Kilometer

Petugas binamarga bersiaga dengan alat berat karena jalan yang sudah diuruk terus ambles saat dilalui kendaraan berat.

Jalan Ambles Masih Perlu Pengurukan, Antrean Kendaraan Mengular 5 Kilometer
TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI
Lalu lintas jalan nasional Bandung-Sumedang-Cirebon dibuka dengan sistem buka tutup pascajalan ambles di KM 68 blok Cireki, Desa Bugel, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Rabu (8/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

SUMEDANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Lalu lintas jalan nasional Bandung- Sumedang-Cirebon dibuka dengan sistem buka tutup pascajalan ambles di KM 68 blok Cireki, Desa Bugel, Kecamatan Tomo, Rabu (8/3/2017). Petugas binamarga bersiaga dengan alat berat karena jalan yang sudah diuruk terus ambles saat dilalui kendaraan berat.

"Polisi mengatur arus lalu lintas dengan buka tutup dan kendaraan yang melintas harus pelan dan merayap. Urukan tanah ambles terus dan kalau ambles langsung diuruk lagi," kata Kasatlantas AKP Erwan Dwiyanto, Rabu (8/3/2017).

Antrean kendaraan cukup.panjang sampai 5 km untuk mendapat giliran lewat saat buka tutup. Jalan nasional ini ambles sedalam 2 meter sepanjang 75 meter sejak Senin (6/3/2017) malam lalu.

Arus lalu lintas sempat ditutup total. Jalan ambles karena pergerakan tanah di kawasan ini sering terjadi dan dipicu guyuran hujan. Selain itu sistem drainase jalan tidak ada sehingga air tergenang di pinggir jalan yang di bagian kanan jalan dari arah Sumedang mengalir Sungai Cipeles. (std)

Penulis: std
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help