Pelanggar Lalu Lintas Ini Memukul Polwan yang Sedang Bertugas

Pelaku diamankan ke pos juga untuk menghindari amuk massa yang geram atas kelakuannya.

Pelanggar Lalu Lintas Ini Memukul Polwan yang Sedang Bertugas
Dok Humas Polres Kebumen
Seorang polwan bernama Aiptu Nuraniah (foto kanan) dihajar seorang pengemudi sepeda motor yang melanggar lalu lintas, Senin (6/3/2017). Dadanya dipukul dan kepalanya juga dihantam dengan spion oleh pelaku. Pelaku sedang diinterogasi oleh polisi (foto kiri). 

KEBUMEN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Seorang polwan bernama Aiptu Nuraniah dihajar seorang pengemudi sepeda motor yang melanggar lalu lintas. Dadanya dipukul dan kepalanya juga dihantam dengan spion oleh pelaku.

Padahal, saat itu, Kasi Um Polsek Kebumen Jawa Tengah itu sedang mengamankan pelaku pelanggar lalu lintas dari amukan massa yang geram.

Kejadian itu bermula ketika pada Senin (6/3/2017) sekitar pukul 10.00, Nuraniah sedang menangani kecelakaan lalu lintas.

Saat itu, sedang terjadi tabrakan antara dua sepeda motor di Jalan Pahlawan Kebumen, tepatnya depan Bank BRI cabang Kebumen.

Dirinya sedang menangani kecelakaan yang berada di lokasi itu. Namun pelaku berinisial AZ (31) yang melanggar lalu lintas karena melawan arus tiba-tiba marah.

Dia marah karena sang polwan hendak mencabut kunci sepeda motornya yang baru saja mengalami tabrakan lalu memukulnya.

Melihat aksi kekerasan itu, sejumlah personel Dalmas Sat Sabhara Polres Kebumen yang sedang melaksanakan tugas pengaman di Bank segera menangkap pelaku dan mengamankannya ke pos Satpam BRI.

Pelaku diamankan ke pos juga untuk menghindari amuk massa yang geram atas kelakuannya.

"Kejadian itu sempat menjadi tontonan warga yang melintas. Sehingga pelaku harus diamankan," ucap Nuraniah.

Kasubbaghumas Polres Kebumen AKP Willy mengatakan, aksi yang dilakukan Aiptu Nuraniah dan personel Dalmas yang sedang pengamanan Bank BRI sudah benar.

"Pelaku memang harus diamankan untuk mengantisipasi aksi amuk massa yang geram terhadap kelakuan pelaku," ujarnya.

Setelah diperiksa, ternyata pelaku inisial AZ adalah seorang residivis. Dia pernah masuk penjara gara-gara kasus penjambretan pada tahun 2011.

Korban kecelakaan tabrakan dua sepeda motor, yaitu Ahmad Nurmunib (41), warga Kebadongan Klirong, mengalami patah tulang pada bagian kelingking dan jari manis tangan sebelah kanan.

"Bahkan jempol tangan kanannya harus mengalami 17 (tujuh belas) jahitan akibat kecelakaan itu,” tutur Willy berdasarkan keterangan Unit Laka Lantas Sat Lantas Polres Kebumen.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Laka Sat Lantas Polres Kebumen. Di depan penyidik, pelaku mengaku telah mengonsumsi obat batuk sebanyak 10 saset yang ditambahkan minuman soda sehingga dirinya mabuk dan tidak terkendali. Ternyata pelaku sedang mabuk miras oplosan.

Editor: guy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help