Ada Batu Nisan di Rumah Makan Ini

Meski terkesan seram karena ada batu nisan, tapi pengunjung yang datang ke tempat makan ini dijamin akan tertawa

Ada Batu Nisan di Rumah Makan Ini
TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Ada batu nisan di rumah makan Gundolo 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Satu lagi hadir tempat makan unik di Kota Bandung. Rumah makan ini mempunyai ornamen yang unik. Salah satu ornamen unik yang ada di rumah makan yang terletak di Jalan Padjajaran ini adalah batu nisan. Jangan kuatir, meski terkesan seram karena ada batu nisan, tapi pengunjung yang datang ke tempat makan ini dijamin akan tertawa melihat ornamen lainnya.

Gundolo, begitu nama tempat makan yang lokasinya tidak jauh dari pusat Pemerintahan Kota Bandung ini. Nama Gundolo sendiri menurut Akhmad Rizalullah , Founder Gundolo, nama ini terinspirasi dari nama tokoh super hero dari Indonesia yakni Gundala. Meski diberi nama Gundolo, uniknya lagi tidak banyak ornamen atau hiasan di ruangan Gundolo yang terkait dengan tokoh super hero tersebut.

Saat masuk ke halaman Gundolo, pengunjung langsung diperlihatkan konsep tempat makan terbuka dan dapur terbuka yang sengaja dibuat seperti itu agar pengunjung juga bisa melihat proses mengolah menu yang disajikan. Pada tembok di area tempat makan terbuka tertera tulisan yang berbunyi "Speciality Bakmi, Berdiri dengan kaki, dibuat sepenuh hati, diingat sepanjang hari". Di tembok yang sama juga tertera tulisan "Kami Menyediakan Wedang Wedangan Bukan Air Jahat yang Memabukan".

Ornamen unik di rumah makan Gundolo.
Ornamen unik di rumah makan Gundolo. (TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH)

Sebelum masuk ke ruang utama, pengunjung akan melihat sebuah sumur buatan yang bertuliskan "Sumur Keramat, diharapkan jangan mengatakan hal yang tak semestinya".
"Salah satu desain dari Gundolo memang menampilkam sejumlah tulisan. Isinya mungkin aneh, lucu tapi sebenarnya ada pesan moral juga," katanya akhir pekan kemarin.

Masuk lagi ke ruang pertama, pengunjung akan menemukan beragam ornamen dan barang-barang khas Jawa Tengah. Sebuah patung lelaki dengan pakaian adat juga menyambut tamu yang datang. Lagi-lagi ada beberapa tulisan "nyleneh" yang sengaja di pajang agar dibaca oleh pengunjung. Dari ruang pertama, pengunjung akan masuk ruangan kedua yang menjadi lokasi makan lengkap dengan meja dan kursi dari kayu. Pada tembok ruangan ini dipasang potongan kayu glondongan yang tidak dicat untuk memberikan kesan alami. Suasana khas Jawa Tengah sangat terasa di ruangan ini, ditambah alunan musik yang biasa terdengar bila kita berkunjung ke sejumlah tempat makan tradisional di Yogjakarta atau Solo.

Masuk lebih dalam, ada ruangan utama atau ruangan paling besar dibanding ruangan lainnya. Pada tembok dipasang pataham kayu yang sudah diplitur. Tembok kayu ditambah ornamen gebyok membuat nyaman dan adem ruangan utama ini. Dari ruangan ini terhubung dengan ruangan ukuran sekitar 3 x 6 yang berkonsep outdoor. Ruangan inilah yang dinilai pengunjung paling unik karena terdapat dua batu nisan. Pada tembok tertera tulisan "Kita akan sama, jangan gila akan harta , apalagi akan wanita, karena semua akan kembali Kepada Nya".

"Ini ruangan yang justru banyak disukai dan sering dijadikan spot untuk berfoto. Ini bukan hiasan saja, tapi ruangan ini bisa untuk tempat makan bagi pengunjung," katanya.

Gundolo menawarkan menu tradisional yang juga unik dari biasanya seperti Bakmi Pribumi, Bakmi Legitan, dan Bakmi Karyo Diningrat. Ada juga menu wuwuhan atau tambahan, panganan enteng, dan wedang. Mengusung tagline, Nikmat Merasuk Jiwo, Gundolo mematok harga sangat terjangkau untuk semua menu. (tif)

Penulis: tif
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help