TribunJabar/

Pilgub Jabar

Ketua DPD Golkar Jabar Ucapkan Selamat Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jabar

"Kita harus mempelajari secara mendalam kenapa dua kali Pilkada Gubernur Jabar pemilik survey elektabilitas tertinggi selalu jadi ranking ketiga setel

Ketua DPD Golkar Jabar Ucapkan Selamat Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jabar
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang juga Ketua DPD Golkar Jabar memberikan ucapan selamat majunya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang siap bertarung di pemilihan kepada daerah (Pilkada) Jawa Barat.

"Ya terima kasih, selamat," kata Dedi ketika ditanya soal kesiapan Ridwan Kamil maju di Pilgub Jabar, Senin (6/3).

Seperti diketahui, saat ini dua lembaga survei telah menasbihkan Walikota Bandung Ridwan Kamil memiliki popularitas dan elektabilitas tertinggi. Bahkan, ia sudah menyatakan siap maju di Pilgub Jabar.

Namun, Dedi memiliki padangan tersendiri soal elektabilitas berdasarkan hasil lembaga survei dan selera pemilih di Jawa Barat. Menurutnya, selera pilihan masyarakat dalam menentukan pilihan politik di Jawa Barat (Jabar) tidak bisa ditentukan secara pasti oleh lembaga survey manapun.

"Kita harus mempelajari secara mendalam kenapa dua kali Pilkada Gubernur Jabar pemilik survey elektabilitas tertinggi selalu jadi ranking ketiga setelah pemilihan," kata Dedi di Purwakarta.

Pernyataannya merujuk pada momen Pilkada Gubernur Jabar 2013. Saat itu, pasangan Dede Yusuf Macan Efendi yang berpasangan dengan Lex Laksamana, oleh sejumlah lembaga survey sempat diunggulkan dalam raihan elektabilitas dan popularitas.

Salah satunya lembaga survey Indonesia Political Marketing Research (IPMR) jelang Pilgub Jabar menempatkan pasangan itu meraih suara 35.1 persen suara. Namun, hasil akhir Pilgub Jabar justru memposisikan Dede Yusuf di urutan ketiga dengan raihan suara 5.077.522 atau 25,24 persen.

Hal yang sama juga terjadi pada Pilgub Jabar 2008, saat itu Ahmad Heryawan berpasangan dengan Dede Yusuf. Keduanya sempat dikategrikan sebagai kuda hitam. Saat itu, LSI sempat merilis elektabilitas Agum Gumelar 78,2 %, Yusuf Macan Effendi (Dede Yusuf) 74,3 %, Danny Setiawan 47 %, Nu'man Abdulhakim 16,2 %, Ahmad Heriawan 15,6 %, Iwan Ridwan Sulanjana 9,9 %.

Namun, justru Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf lah yang keluar sebagai peraih suara terbanyak. "Itu menandakan pilihan politik masyarakat Jabar ada yang tidak bisa dibaca lembaga surve,'' ujarnya. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help