TribunJabar/

Pilgub Jabar

Ditanya Maju di Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi: ''Saya Ini Orang Kampung, Terlalu Melangit Bicara Itu''

Ditanya soal niat dan kesiapannya untuk maju, ia pun tetap enggan menjawabnya. Ia berdalih, momen Pilgub Jabar masih terlalu lama,

Ditanya Maju di Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi: ''Saya Ini Orang Kampung, Terlalu Melangit Bicara Itu''
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat meninjau Waduk Jatiluhur, Senin (26/12/2016). 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi belum memutuskan untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Jabar 2018. Ia tetap masih konsen memimpin pembangunan di Purwakarta.

"Pilgub Jabar itu soal pilihan masyarakat, jadi tanya ke masyarakat. Kita lihat lagi bagaimana kualifikasi pemimpin yang diinginkan masyarakat Jabar," kata Dedi di Purwakarta, Senin (6/3).

Ditanya soal niat dan kesiapannya untuk maju, ia pun tetap enggan menjawabnya. Ia berdalih, momen Pilgub Jabar masih terlalu lama, sehingga terlalu dini untuk menyatakan kesiapan maju di ajang itu.

"Saya ini orang kampung, orang desa di Purwakarta, terlalu melangit jika bicara siap maju atau tidak di Pilgub Jabar. Apalagi ini tahun terakhir saya menjabat di Purwakarta, jadi biarlah saya membangun dulu Purwakarta di tahun terakhir jabatan saya," kata Dedi.

Kata dia, kalaupun ia sering berkunjung ke daerah di luar Purwakarta, bukan berarti itu sebagai persiapan maju di Pilgub Jabar. Menurutnya, itu bagian dari tugasnya sebagai Ketua DPD Golkar Jabar.

"Itu bagian dari komunikasi publik saya sebagai ketua DPD Golkar Jabar yang menuntut saya untuk tetap berkomuniksi dengan konstituen, dengan siapapun," katanya.

Ihwal Walikota Bandung Ridwan Kamil yang sudah menyatakan kesiapannya maju di Pilgub Jabar, ia mengapresiasinya. "Ya, terima kasih, selamat," kata Dedi.

Terpisah,Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan, Universitas Padjadjaran, Bandung Muradi mengatakan, Jabar membutuhkan figur yang mampu mengintegrasikan kepentingan warganya dengan program yang berbasis pada kultur dan dinamika lokal.

Merujuk pada hakikat persoalan itu, kata dia, Jabar menbutuhkan kepemimpinan yang lengkap, memahami kultur dan keinginan warganya, sokongan politik yang besar, berpengalaman, memiliki basis dukungan akar rumput serta mampu memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat.

"Dari sejumlah nama yang beredar, saya melihat potensi dan persyaratan tersebut diatas, ada pada figur Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta. Selain berpengalaman sebagai Bupati Purwakarta dalam dua periode terakhir plus Ketua DPD Golkar Jawa Barat serta memiliki basis kepemimpinan berakar pada kultur kesundaan," katanya.

Partai Golkar kata dia, sangat perlu mempertimbangkan Dedi Mulyadi sebagai salah satu kandidat Gubernur pada Pilgub Jabar. Sebab sebagai figur, Dedi juga termasuk ke dalam produk perkaderan Partai Golkar yang berhasil.

"Kerugian besar dapat dialami oleh Partai Golkar apabila tidak memajukan Dedi Mulyadi sebagai salah satu kandidat, kerugian lebih besar lagi juga dapat dialami oleh warga Jawa Barat, apabila tidak diberikan kesempatan pilihan mempertimbangkan nama Dedi Mulyadi dari sejumlah kandidat yang ada," katanya. (men)

Penulis: men
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help