TribunJabar/

Anak 4 Tahun Meninggal Secara Tak Wajar, Polisi Periksa Orangtua Korban

Kata Ita, di tubuh korban juga ditemukan luka akibat benda tumpul dan di bagian kakinya terdapat bekas luka . . .

Anak 4 Tahun Meninggal Secara Tak Wajar, Polisi Periksa Orangtua Korban
shutterstock
Illustrasi penganiayaan. 

BOGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kanja Isabel Putri alias Caca, bocah berusia empat tahun, tewas di rumahnya di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/3/2017).

Polisi menduga, korban tewas akibat kekerasan yang dialaminya.

Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena, saat dikonfirmasi, Minggu (5/3/2017) mengatakan, polisi mengindikasi adanya luka-luka dalam jasad korban.

Kata Ita, di tubuh korban juga ditemukan luka akibat benda tumpul dan di bagian kakinya terdapat bekas luka melepuh.

"Jasad korban kami bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diotopsi. Kematian korban tidak wajar. Banyak ditemukan luka-luka. Kami bawa orangtuanya untuk dimintai keterangan," ucap Ita.

Ita menambahkan, kepolisian terus memeriksa kedua orangtua bocah malang tersebut, yakni JJS (22) dan DY (27), serta sejumlah saksi.

Dari hasil pemeriksaan, sambung Ita, ditemukan ada indikasi kekerasan dalam rumah tangga pada keluarga tersebut.

"Polisi juga meminta keterangan dari saksi ahli, yaitu dokter. Hasil pemeriksaan visum, hampir terdapat luka di sekujur tubuh korban serta terdapat luka lama dan luka baru, yaitu pada lengan dan kaki. Ada pembengkakan dan pendarahan pada otak kecil dan otak besar korban," jelas Ita.

Dari pengakuan kedua orangtua korban, lanjut dia, luka melepuh yang dialami korban akibat tersiram air panas. Polisi pun meningkatkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

"Masih dalam pemeriksaan untuk dapat mengungkap sebab kematian korban," kata Ita. (KOMPAS.com/Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah)

Editor: ddh
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help