TribunJabar/

Takoyaki di Jalan Ir Soekarno Ini Tak Pernah Sepi Pengunjung

Kudapan asal Jepang memang terkenal lezat. Meski sederhana, makanan seperti takoyaki yang praktis tetap membawa sensasi yang cukup dalam.

Takoyaki di Jalan Ir Soekarno Ini Tak Pernah Sepi Pengunjung
tribunjabar/isa rian fadilah
Takoyaki Tako San 

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Kudapan asal Jepang memang terkenal lezat. Meski sederhana, makanan seperti takoyaki yang praktis tetap membawa sensasi yang cukup dalam. Di setiap festival kuliner di Bandung anda hampir pasti menemukan makanan Jepang. Jika anda pernah berkunjung ke Cikapundung Riverspot Jalan Ir Soekarno Bandung, tentunya sudah familiar dengan takoyaki di stan Tako San. Stan yang didirikan oleh Abdul Rohim ini kerap kebanjiran pembeli. Rasanya yang lezat serta harganya yang relatif terjangkau membuat takoyaki Tako San selalu menjadi sasaran pengunjung.

Sekilas, kita akan mendapati takoyaki seperti telur kocok yang dimasak di tungku bulat-bulat seperti kue cubit. Namum, setelah mencobanya, anda akan merasa sensasi kenyal dari gurita di dalamnya. Takoyaki di sini dibuat dari tepung terigu, telur, dan potongan gurita. Pertama, potongan gurita dimasukkan tungku panas berisi minyak. Kemudian, setiap bulatan berisi gurita disiram adonan takoyaki. Setengah matang, takoyaki dibalik dan diisi andonan lagi sehingga bentuknya bulat. Setelah matang, takoyaki dicelupkan telur yang telah dikocok lalu dimasak lagi.

"Perbedaan takoyaki kami dengan orang lain itu di situ, kami dicelup telur. Bentuk tidak terlalu bulat karena atasnya ada olesan telur," ujar Abdul saat ditemui di stannya, kemarin.

Setelah matang, takoyaki disiram saus teriyaki buatan sendiri dan mayonaise. Rasanya sedikit manis dan gurih. Takoyaki ditaburi serutikan cakalang.

Satu porsi takoyaki berisi enam atau sepuluh buah. Porsi kecil dibanderol Rp 15 ribu, sedangkan porsi besar dipatok Rp 20 ribu.

Gurita didapat dari pemasok khusus. Dari pemasok tersebut, gurita lokal sudah dalam keadaan setengah matang , sudah dipotong-potong, dan tidak berbau.

Pengunjung Cikapundung Riverspot sangat menyukai takoyaki ini. Terbukti satu hari saja Abdul mampu menjual sebanyak 400 hingga 800 porsi.

Ia mengaku kerap kerepotan melayani banyaknya pembeli. Jika sedang ramai-ramainya, ia baru bisa berhenti melayani pemesan pukul 23.00.

Dalam seminggu, Abdul menghabiskan sekitar 10 kilogram gurita. Tako San hanya beroperasi dua hari dalam seminggu yakni sabtu dan minggu. Hingga saat ini Tako San masih fokus menjual pada event kuliner.

Takoyaki di sini terasa lebut di bagian dalam. Terasa tidak terlalu asin. Saus teriyakinya menyumbang rasa yang cukup dominan.

"Dulu saya pernah ikut pelatihan bikin makanan Jepang di Universitas Airlangga. Lalu kepikiran bikin sendiri terus dijual," ungkap Abdul.

Selain Takoyaki, anda juga bisa menikmati kudapan Jepang lainnya yaitu okonomiyaki. Okonominyaki mengandung sayur kol, bawang daun, telur, tepung terigu dan gurita. Okonomiyaki berisi sembilan potong gurita sebesar dadu.

Berbeda dengan takoyaki, okonomiyaki dimasak di tempat masak datar.

Okonomiyaki biasa dijual seharga Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. (ee)

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help