TribunJabar/

Laba Bersih bank bjb Capai Rp 1,56 Triliun

Jumlah ini mengalami pertumbuhan signifikan dibanding tahun lalu (year-on-year) yaitu tumbuh sebesar 14,4 persen.

Laba Bersih bank bjb Capai Rp 1,56 Triliun
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
BJB TELLER 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - PT Bank Jabar Banten (bank bjb) terus memperkuat posisi sebagai lembaga intermediasi. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit sebesar 14,2 persen tahun lalu.

Pertumbuhan kredit yang mencapai dua digit itu membuat persero berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 1,56 triliun sepanjang 2016. Jumlah ini mengalami pertumbuhan signifikan dibanding tahun lalu (year-on-year) yaitu tumbuh sebesar 14,4 persen.

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengemukakan faktor utama yang memiliki andil besar meraup laba bersih berasal dari pendapatan bunga bersih yang tumbuh 23,4 persen. Tahun lalu, kata Irfan, bank bjb berhasil menyalurkan total kredit sebesar Rp 63, 1 triliun.

"Dari sisi segmentasi, bank bjb terus meningkatkan penyaluran kredit seluruh segmen bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen konsumer yang mencapai 15,7 persen menjadi Rp 44,2 triliun," kata Irfan di Kantor bank bjb Jalan Naripan, Kamis malam (2/3/2017).

Selain meraih pertumbuhan kredit, bank yang berkantor pusat di Bandung ini juga berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) menjadi sebesar 1,69 persen di akhir 2016 dari sebelumnya 2,91 persen pada 2015.

Untuk biaya dana, kata dia, masih terjaga di level 4,9 persen sehingga Net Interest Margin (NIM) dapat mencapai 7,4 persen. Dari sisi permodalan, saat ini rasio kecukupan modal (CAR) menjadi sebesar 18,4 persen dan memberikan cukup ruang untuk melakukan ekspansi bisnis.

"Untuk memperkuat likuiditas bank, kami melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan Medium Term Notes (MTN) sebesar Rp 1,1 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi kredit di 2017. Upaya-upaya yang dilakukan Bank BJB merupakan bentuk konsistensi atas pelaksanaan good corporate governance sehingga pada 2016 Bank BJB menerima penghargaan sebagai Trusted Company Based On Corporate Governance Perception Index (CGPI) dari The Indonesian Institute for Corporate Governance," ujarnya.

Tahun ini, kata Irfan, bank bjb memproyeksikan kredit bisa tumbuh pada kisaran 12-15 persen . Dari segmentasi, bank bjb masih akan fokus pada pilar utamanya, yakni konsumer dimana pada sektor ini, bank bjb akan melakukan variasi produk untuk mendorong perluasan. Namun begitu, bukan berarti segmen lain akan diabaikan.

"Segmen lain juga akan terus kami dorong, seperti korporat dan komersial. KUR juga turut kita pacu, target kami di KUR ini Rp 1 triliun untuk ketahanan pangan," katanya.

Kinerja bank bjb ementara di akhir 2016, kata dia, bank bjb juga memperoleh penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan sebagai Bank Terbaik kategori BUKU III pada ajang Sustainable Finance Award 2016 sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Bank BJB untuk terus tumbuh secara berkelanjutan.

Irfan menambahkan bahwa bank bjb uga akan mendorong kredit di sektor infrastruktur, terutama di wilayah Jawa Barat dan Banten, misalnya pada proyek pembukaan jalan tol.

"Bank bjb juga terbuka untuk ikut sindikasi proyek-proyek infrastruktur di provinsi lainnya. Proyek infrastruktur berupa pembukaan akses jalan seperti ini nantinya akan berdampak positif juga terhadap bank bjb," kata Irfan. (set)

Penulis: set
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help