TribunJabar/

Pertumbuhan Uang Beredar Melambat di Bulan Januari 2017

melambatnya pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh kontraksi operasi keuangan Pemerintah Pusat.

Pertumbuhan Uang Beredar Melambat di Bulan Januari 2017
BANK INDONESIA
Uang baru pecahan Rp 100.000 dan Rp 10.000 yang diluncurkan Bank Indonesia, Senin (19/2/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) melambat pada Januari 2017. Posisi M2 tercatat sebesar Rp4.938,7 triliun atau tumbuh 9,8% (yoy), atau lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 10,0% (yoy). 

Dikutip dari webaite resmi Bank Indonesia dari Departemen Komunikasi BI, Rabu (1/3/2017), disebutkan berdasarkan komponennya, melambatnya pertumbuhan M2 bersumber dari lebih rendahnya pertumbuhan komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) dari 17,3% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 14,1% pada Januari 2017, serta komponen surat berharga selain saham yang menurun sebesar 8,5% (yoy) pada Januari 2017 setelah bulan sebelumnya tumbuh sebesar 0,9% (yoy).

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, melambatnya pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh kontraksi operasi keuangan Pemerintah Pusat. Hal ini tercermin dari meningkatnya simpanan Pemerintah Pusat di BI dan Perbankan. Posisi simpanan Pemerintah Pusat pada akhir Januari 2017 tercatat sebesar Rp290,1 triliun atau tumbuh 32,8% (yoy), setelah pada bulan sebelumnya mengalami penurunan sebesar 0,5% (yoy). (tif)

Penulis: tif
Editor: mac
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help