TribunJabar/

Destinasi

Menikmati Kesunyian di Puncak Gunung Gede

Di Kabupaten Cianjur, ada Gunung Gede yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP).

Menikmati Kesunyian di Puncak Gunung Gede
TRIBUN JABAR/DIAN NUGRAHA RAMDANI
Puncak gung Gede Pangrango Cianjur. 

MENDAKI gunung tentu kegiatan yang sangat mengasyikan. Tak sedikit orang yang menghabiskan waktunya untuk melakukan pendakian selama beberapa hari demi mencapai puncak gunung.

Di Kabupaten Cianjur, ada Gunung Gede yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP).

Gunung dengan ketinggian 2,958 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu terakhir kali meletus tahun 1957. Puncak Gede, kini adalah bibir kawah raksasa yang masih aktif. Selain udara dingin dan pemandangan kawah yang memesona, vegetasi pohon cantigi yang rapat di kawasan kawah ini menambah rileks tubuh.

Namun, pendakian bukanlah perjalanan yang bisa dilakukan mendadak setiap kali ongkos tersedia. Pendakian memerlukan persiapan fisik yang baik. Setidaknya, satu minggu sebelum keberangkatan, tubuh sudah terbiasa berjalan kaki jauh.

Mendaki ke TNGGP memang sedikit ribet. Tetapi, akan sangat mudah jika persyaratan-persyaratan yang diminta pengelola, dipenuhi satu per satu. Hal yang pertama misalnya, booking secara online.

Booking bisa dilakukan dengan mengakses alamat http://booking.gedepangrango.org/. Di sana akan dijelaskan persyaratan yang mesti diserahkan, seperti fotokopi kartu indentitas (KTP, Kartu Pelajar, SIM, dll.), menyerahkan surat izin orangtua bagi pendaki di bawah usia 17 tahun dan membayar biaya masuk.

Namun, jangan pernah mendaki sendirian. Batas minimal kelompok pendakian adalah tiga orang. Pastikan persyaratan dan jumlah anggota pendakian sesuai, dan pastikan hari dan tanggal yang dipilih masih menyediakan kuota. Maklum, sehari dibatasi 600 pendaki.

Pendaki akan diberi Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi). Di surat tersebut akan dijelaskan pendaki akan naik dan turun melalui jalur mana, sesuai yang dipilih saat booking online.

Ada tiga jalur pendakian Gunung Gede. Yaitu, jalur Cibodas dan jalur Gunung Putri di Cianjur, serta jalur Selabintana di Kabupaten Sukabumi. Namun, yang populer dan merupakan jalur utama adalah Cibodas.

Jika menumpang bus jurusan Garut-Jakarta atau sebaliknya yang via Cianjur. Pendaki cukup turun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, di Kecamatan Cipanas. Tepat di samping RSUD ini, adalah pangkalan ojeg dan jalur angkot menuju Kebun Raya Cibodas.

Balai TNGGP memang satu kawasan dengan Kebun Raya Cibodas yang terkenal itu. Dari RSUD Cimacan hanya tinggal menumpang angkot warna kuning jurusan Rarahan-Cibodas. Ongkosnya Rp 4 ribu. Dilanjutkan dengan berjalan kaki 10 menit hingga ke Balai.

Jika persyaratan beres. Pendaki akan langsung diberi Simaksi. Namun, jika ada satu syarat saja belum terpenuhi, pengelola akan segera mengembalikan berkas yang belum lengkap ke setiap pendaki. (Dian Nugraha Ramdani)

Penulis: dra
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help