TribunJabar/

Kuliner Bandung

Tak Perlu ke Solo, di Bandung Juga Tersedia Menu Tengkleng

Tak ada sedikit pun aroma tak sedap kambing yang tercium saat menikmatinya.

Tak Perlu ke Solo, di Bandung Juga Tersedia Menu Tengkleng - tengkleng_20170225_164036.jpg
ISA RIAN FADILAH
Tengkleng merupakan makanan berkuah yang dibuat dari iga kambing muda. Makanan ini berasal dari Solo.
Tak Perlu ke Solo, di Bandung Juga Tersedia Menu Tengkleng - tengkleng2_20170225_164118.jpg
ISA RIAN FADILAH
Tengkleng merupakan makanan berkuah yang dibuat dari iga kambing muda.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isa Rian Fadilah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Warga Bandung dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh pergi ke Kota Solo untuk menikmati hidangan Tengkleng. Sepanjang bulan Maret hingga tiga bulan ke depan, menu yang terbuat dari iga kambing tersebut tersedia di Hotel Santika Bandung.

Menu tersebut tersedia untuk makan siang dan malam atau pukul 12.00 hingga 24.00.

Tengkleng merupakan makanan berkuah yang dibuat dari iga kambing muda. Kuahnya yang kuning dan tidak kental mengandung beragam macam bumbu seperti kuning, daun jeruk, salam, sirih, serta beragam rempah lainnya. Bumbu-bumbu ini ditumis hingga mengeluarkan aroma harum. Serelah itu, iga kambing yang telah direbus selama dua jam dicampur dengan bumbu tersebut. Air dimasukkan dan tengkleng direbus selama dua jam dengan api yang kecil.

Tengkleng disajikan bersama lontong, tomat dan kol. Kerupung emping juga bisa didapatkan di sana

Tak ada sedikit pun aroma tak sedap  kambing yang tercium saat menikmatinya. Kuning pekat kuahnya yang juga mengandung santan terasa gurih dan lezat. Daging iga pun bertekstur empuk dan mudah hancur saat dikunyah.

"Tengkleng ini sudah termasuk jus lemon. Jus ini untuk netralisir kandungan kambing," ujar Chef Hotel Santika Irvan Aprianto saat ditemui di hotel tersebut jalan Sumatera Bandung, beberapa hari lalu.

Menu utama di sini tak hanya tengkleng. Anda juga bisa menikmati gudeg lengkap di sini. Gudeg akan disediakan untuk sarapan.

Gudeg dibuat dari nangka muda pilihan. Nangka direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan kandungan air di dalamnya. Setelah itu, tulang ayam dan berbagai bumbu seperti lengkuas, daun salam, dan gula merah direbus hingga tak menyisakan air, kemudian ditiriskan.

Bumbu putih seperti bawang merah, bawang putih dan kemiri ditumis hingga tercium aroma wangi lalu ditambah santan dan nangka. Nangka bersama bumbu tersebut dimasak lagi.

Untuk pendampingnya yakni kerecek, dibuat dari bumbu merah yang ditumis hingga keluar aroma sedap. Kandungan kerecek adalah kacang tolo yang telah direbus lebih dulu. Tempe, tahu, dan telur bacam serta opor ayam kering juga melengkapi menu gudeg.

"Tamu tidak semua dari Jawa, tapi kami tidak keluar dari tradisionalnya gudeg. Rasa sudah disesuaikan dengan selera orang banyak," kata Irvan.

Menu tengkleng termasuk jus lemon bisa dinikmati dengan harga Rp 60 ribu nett. Sedangkan gudek lengkap bisa disantap dengan harga Rp 45 ribu nett termasuk jus.

"Biasanya gudeg kami sajikan buffet sekarang ala carte," ucapnya. (ee)

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help