Harga Cabai

Harga Cabai Rawit Merah Makin Mahal, Pedagang Tak Berani Beli Banyak

Sejumlah pedagang di Pasar Resik Jatinangor mengaku tak berani membeli cabai rawit merah lebih dari lima kilogram dari . . .

Harga Cabai Rawit Merah Makin Mahal, Pedagang Tak Berani Beli Banyak
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Pedagang sayuran tengah menjajakan dagangannya di Pasar Resik Jatinangor, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (24/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra

JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah pedagang di Pasar Resik Jatinangor mengaku tak berani membeli cabai rawit merah lebih dari lima kilogram dari para petani cabai atau pun dari Pasar Induk Caringin, Kota Bandung untuk dijual kembali.

Pasalnya, harga cabai rawit merah saat ini semakin merangkak naik dikisaran harga Rp. 150 ribu per kilogramnya. Padahal, sepekan lalu harga cabai rawit merah di Pasar Resik Jatinangor ada dikisaran harga Rp. 140 ribu per kilogramnya.

"Sudah seminggu ini naik lagi dari Rp. 140 ribu jadi Rp. 150 ribu. Jadi enggak berani beli banyak-banyak cabai rawit merahnya," ujar Engkus Citra Kusmana (45) kepada Tribun di Pasar Resik Jatinangor, Jumat (24/2/2017).

Engkus mengatakan, pihaknya hanya menyiapkan dan menghitung berapa kebutuhan cabai rawit merah yang pasti laku terjual setiap harinya. Itu pun ia hitung hanya untuk para pelanggannya saja.

"Takut busuk kalau beli banyak. Soalnya diatas lima kilo mah enggak akan habis. Paling ya hitung jumlah langganan saja. Kalau bukan langganan biasanya beli sekilo jadi beli seperempat kilo soalnya," katanya.

Menurut Engkus, semakin bertambah mahalnya harga cabai rawit merah karena pasokan ke pedagang yang semakin hari semakin berkurang. Hal itu, lanjut dia, disebabkan karena faktor cuaca. (raw)

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help