Kuliner

Timbel Rempah Suara Perut, Nasi Dicampur Beragam Rempah yang Menggugah Selera Makan

Di sini memang keunggulannya ada di nasinya. Kalau menu salatri itu sudah berasa dengan rempah-rempah, terus ditambah lagi rasanya dengan oncom.

Timbel Rempah Suara Perut, Nasi Dicampur Beragam Rempah yang Menggugah Selera Makan
TRIBUN JABAR/ISA RIAN FADILAH
Oncon dan beragam rempah bercampur menjadi satu dalam nasi yang disajikan bersama tempe mendoan dan ayam goreng. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Oncon dan beragam rempah bercampur menjadi satu dalam nasi yang disajikan bersama tempe mendoan dan ayam goreng. Bukan saja oncom yang terasa, beragam sensasi lainnya pun ikut terbawa pada nasi. Lidah semakin dimanjakan dengan sumbangan rasa pedas dari sambal. Nasi pun semakin terasa lezatnya saat disantap dengan tangan telanjang. Tentu saja, menu nasi yang dinamakan salatri tutug oncom ini sudah dilengkapi lalapan seperti mentimun dan daun salada.

Sajian menggoda ini bisa anda dapatkan di kedai Timbel Rempah Suara Perut. Sesuai dengan namanya, nama menu di sini diambil dari suasana perut dalam bahasa Sunda. Pilihan menunya yakni salatri, kalaparan, kamerkaan, dan keroncongan.

Keempat menu tersebut mengandung nasi yang membawa rasa yang berbeda. Nasi Salatri dibuat dari beragam rempah seperti kayu manis, daun sirih, daun salam, bawang putih, bawang merah, cengkeh, pala dan oncom. Kamerkaan pun menggunakan rempah serupa. Bedanya, kamerkaan diberi santan. Menu keroncongan lebih mirip dengan nasi liwet. Sedangkan menu kalaparan menggunakan tambahan daun pandan

"Saya ingin mengangkat kuliner Parahyangan, tapi butuh perbedaan. Kalau ayam, nasi saja kan sudah banyak, jadi saya ngangkat plus rempah nusantara," ujar pemilik kedai
Timbel Rempah Suara Perut, Rama Wijaya Kusumah, saat ditemui di kedainya jalan Cihampelas No 256 Bandung, kemarin.

Sebelum ditanak, beras yang telah terendam air diberi rempah-rempah. Setelah matang, nasi baru ditambah oncom. Ini berlaku pada menu salatri.

Untuk membuat penikmatnya semakin puas, dibuat beragam pilihan sambal. Anda yang sangat suka pedas, pilih saja sambal super. Jika ingin sentuan sensasi segar, sambal karedok bisa jadi pilihan tepat. Sambal karedok dilengkapi potongan kacang panjang. Anda yang tak begitu suka pedas tapi tetap ingin ada sambal, pilih saja sambal rujak. Sambal ini cenderung tidak pedas, ada sedikit rasa manis.

Setiap menunya dilengkapi satu daging ayam bagian paha atau dada dan satu tempe mendoan.

"Di sini memang keunggulannya ada di nasinya. Kalau menu salatri itu sudah berasa dengan rempah-rempah, terus ditambah lagi rasanya dengan oncom. Salatri paling laris," ungkapnya.

Saat ramai pengunjung, kedai ini mampu menghabiskan sekitar 40 hingga 50 porsi dalam sehari.

Keempat menu tersebut masing-masing bisa dinikmati dengan harga Rp 20 ribu.

Halaman
12
Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help