TribunJabar/

Persib Bandung

Tekanan Bobotoh Makin Terasa, Bek Muda Persib Henhen Herdiana Tanggapi Begini

Tekanan dari bobotoh yang paling kontras terasa, kata Henhen, ia mulai menyadari bahwa para suporter tak . . .

Tekanan Bobotoh Makin Terasa, Bek Muda Persib Henhen Herdiana Tanggapi Begini
TRIBUN JABAR/YUDHA MAULANA
Gelandang muda Persib Bandung, Henhen Herdiana. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Bek muda Persib Bandung Henhen Herdiana mendapatkan pelajaran penting seusai melakoni beberapa laga  bersama Atep dan kawan-kawan. Pemain kelahiran 10 September 1995 ini merasakan perbedaan yang kentara saat level akademi dengan level profesional.

Tekanan dari bobotoh yang paling kontras terasa, kata Henhen, ia mulai menyadari bahwa para suporter tak peduli siapapun yang bermain, yang jelas pemain tersebut harus bermain se-ciamik mungkin agar tim kebanggaannya memenangkan pertandingan.

“Saya merasa masih belum menjadi pemain senior, saya datang ke sini untuk mencari ilmu, bagaimana saya bisa belajar sedikit demi sedikit menjadi pemain Persib, pemain profesional, kalau masalah bobotoh itu yang paling membedakan,” kata Henhen di Mes Persib, Kota Bandung, belum lama ini.

Alih-alih terjerembap oleh kehadiran bobotoh, Henhen malah semakin terlecut untuk menunjukkan kelayakannya berkostum Maung Bandung.

“Itu menjadi sebuah semangat bagi saya, karena dari situ saya bisa mengangkat nama kedua orang tua, saya merasa belum bisa membahagiakan mereka, sedikitnya saya bisa membuat nama mereka baik di masyarakat,” ujar pemain yang dikenal ramah ini.

Henhen termasuk dari empat pemain muda yang didaftarkan Persib untuk ajang pra musim, Piala Presiden. Bersama dengan Angga Febriyanto dan Gian Zola, dirinya menyusul Febri Hariyadi yang telah tampil regular bersama tim senior.

Sedianya, PSSI memberlakukan regulasi yang mewajibkan setiap klub menurunkan tiga pemain muda (U-23) dalam 45 menit pertama. Dalam dua laga yang dilakoni Persib, melawan PSM Makassar dan Persiba Balikpapan, Henhen diturunkan sebagai starter.

Kendati begitu, Henhen tak mau dimanjakan oleh regulasi. Pemain  asal Cijerah, Kota Bandung ini memiliki tekad untuk menunjukkan kualitasnya, namun dengan catatan. “Baik ke manajemen atau senior, Henhen memohon waktu untuk beradaptasi, karena enggak mudah, untuk bisa langsung main cara Persib, karena Persib senior dan diklat itu beda,” katanya. (dam)

Penulis: Yudha Maulana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help