TribunJabar/

Headline Tribun Jabar

Dekat Istana, Anak-anak Setiap Hari Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Agar Bisa Sekolah

Meski sungainya cuma sedalam 50-an sentimeter, apa yang dilakukan dua bocah kelas 3 SDN Babakan Loa itu tetap saja berbahaya.

Dekat Istana, Anak-anak Setiap Hari Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Agar Bisa Sekolah
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Headline koran Tribun Jabar edisi Rabu 15 Februari 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha Ramdani

CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Adit (9) dan Rudi (9) menjinjing sepatu mereka saat menyeberang Sungai Cibeet di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Selasa (14/2/2017). Seolah sudah mengetahui mana bagian sungai yang dalam dan mana yang dangkal, mereka tak ragu melangkah.

"Kalau lagi tak hujan, dalamnya memang cuma sepaha. Tapi, kalau hujan, air pasti penuh. Kami enggak berani menyeberang ke sekolah," ujar Adit sambil memegang kuat sepatunya.

Meski sungainya cuma sedalam 50-an sentimeter dan mereka sudah terbiasa, apa yang dilakukan dua bocah kelas 3 SDN Babakan Loa itu tetap saja berbahaya.

Lihat: VIDEO: Dua Bocah SD Pertaruhkan Nyawa Seberangi Sungai untuk Pergi Sekolah

Lebar Sungai Cibeet yang menghubungkan Kampung Selaawi, Desa Sukamahi, tempat mereka bersekolah, dengan Kampung Babakan Pasantren, Desa Kubang, tempat mereka tinggal, bukan empat atau lima meter, melainkan 30-an meter.

Meski kondisi infrastukturnya memprihatinkan, Desa Kubang dan Sukamahi bukan desa terpencil. Dari Istana Cipanas, yang kerap dikunjungi presiden, termasuk Presiden Joko Widodo, jaraknya hanya sekitar 16 kilometer. Namun karena jalannya sangat jelek, perlu dua jam perjalanan menuju desa tersebut dari Istana Cipanas. (ram)

Selengkapnya berita ini bisa Anda baca di koran Tribun Jabar edisi Rabu (15/2/2017).

Penulis: Dian Nugraha Ramdani
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help