TribunJabar/

Sorot

Ronaldinho

PEMBERITAAN Persib akhir-akhir ini didominasi mengenai bursa pemain. Kendati Piala Presiden telah masuki satu pertandingan, . . .

Ronaldinho
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Januar P Hamel, Wartawan Tribun Jabar

Oleh: Januar P Hamel, Wartawan Tribun Jabar

PEMBERITAAN Persib akhir-akhir ini didominasi mengenai bursa pemain. Kendati Piala Presiden telah masuki satu pertandingan, manajeman Maung Bandung terus menyerukan akan mendatangkan pemain asing. Nama beken sempat dimunculkan yakni Ronaldinho. Dia adalah mantan bintang Barcelona yang membawa klub tersebut merebut dua kali juara Liga Spanyol dan Liga Champions.

Meski usianya tidak muda lagi, usianya kini 36 tahun, nama Ronaldinho memang jaminan. Bukan sekadar di lapangan, pemain yang pernah membawa negaranya, Brasil, juara Piala Dunia 2002 ini tentu laku untuk dijual kepada sponsor.

Tak hanya untuk Persib tapi juga untuk Liga Indonesia, gengsinya akan terangkat. Penonton yang akan berdatangan ke stadion mungkin akan lebih banyak ketika Persib bermain di luar kandang. Tentu itu menguntungkan tim yang menjadi lawan Persib saat itu.

Ronaldinho adalah gelandang serang sekaligus playmaker pada 2001-2010. Sebelum menjadi pemain Barcelona, pria kelahiran di Porto Alegre, Brasil, ini sempat memperkuat Paris St Germain di Prancis. Karena permainannya yang memukau, Ronaldinho diboyong ke Barcelona pada 2003.

Di Barcelona di bawah kepelatihan Frank Rijkaard namanya semakin berkibar. Dia memberikan beberapa tropi kepada klubnya. Setelah di Barcelona, pemain ini sempat singgah di AC Milan. Dia juga menjadi tulang punggung tim dari Italia tersebut.

Melihat seabrek prestasinya Ronaldinho memang jaminan, dan Persib tidak main-main untuk mendatangkan Ronaldinho. Manajer Persib Umuh Muchtar pernah mengatakan manajeman sempat melakukan kontak dengan agen pemain berambut keriting ini. Namun, Ronaldinho lebih memilih mengabdi kepada klub lamanya Barcelonan sebagai duta klub tersebut. Maka gagallah Persib mendatangkan "kembaran" Ronaldikin ke Bandung.

Nama beken yang datang ke Indonesia sebetulnya pernah dilakukan Pelita Jaya. Klub yang bermarkas di Jakarta ini sempat memboyong pemain gaek asal Kamerun, Roger Milla. Milla adalah pemain Kamerun yang menjadi pencetak gol tertua di Piala Dunia.

Pada usianya yang ke-36 tahun, dia berhasil mencetak empat gol untuk negaranya pada Piala Dunia 1990 di Italia. Pada usianya yang ke-42, Milla justru semakin haus mencetak gol. Di Amerika pada 1994, dia mencatatkan diri sebagai pencetak gol tertua sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia. Kala itu gawang yang dirobek adalah gawang Rusia. Klub terakhir Roger Milla adalah Putra Samarinda.

Nama beken lainnya adalah pemain gaek asal Argentina Mario Kempes. Nama yang ini juga tak kalah mentereng. Dia adalah pencetak gol penentu ketika negaranya menjadi Piala Dunia 1978 di Argentina. Pada babak final pemain bernama lengkap Mario Alberto Kempes ini menjebol gawang Belanda dan membawa Argentina menang 3-1 di babak final.

Pria kelahiran Bell Ville, Argentina, 15 Juli 1954, ini pernah memperkuat Pelita Jaya pada 1993-1994. Ketika bermain di Indonesia dia sudah berusia 39 tahun. Prestasinya lumayan, Bermain 18 kali dia berhasil mencetak 12 gol.

Nama beken lain yang pernah merumput di Indonesia di antaranya adalah Lee Hendrie (mantan pemain Aston Villa), Marcus Bent (mantan pemain Everton dan Birmingham City), Emmanuel Maboang Kessack (Timnas Kamerun Piala Dunia 1990 dan 1994), dan Pierre Njanka (Timnas Piala Dunia 1998 dan 2002).

Sayang memang Ronaldinho gagal merumput bersama Persib pada Liga Indonesia nanti. Meski tidak muda lagi, skill dan pengalamannya yang di atas rata-rata yang bermain di liga tersebut, bisa memberikan hiburan kepada penonton, menarik sponsor, dan menularkan ilmunya kepada pemain-pemain muda Indonesia.

Masihkah ada nama pemain beken lainnya yang akan disebut-sebut bakal merumput di Indonesia? Kita tunggu. (*)

Naskah ini juga bisa Anda baca di koran Tribun Jabar edisi Selasa (14/2/2017).

Penulis: jan
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help