Berakhir Pekan Menikmati Birunya Air Kawah Putih

Di Taman Wisata Alam Kawah Putih di Rancabali, yang dijadikan destinasi wisata favorit di Bandung Selatan.

Berakhir Pekan Menikmati Birunya Air Kawah Putih
tribunjabar/syarif abdusalam
Kawah Putih di Bandung Selatan 

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Di Taman Wisata Alam Kawah Putih di Rancabali, yang dijadikan destinasi wisata favorit di Bandung Selatan. Di tempat ini, kendaraan pribadi sangat disarankan diparkir di dekat gerbang. Sedangkan untuk mencapai area kawah dari lapangan parkir, pengunjung dapat menaiki mobil ontang-anting.

Selama perjalanan menggunakan ontang-anting dengan jendela terbuka, wisatawan dapat menikmati udara sejuk di tengah hutan. Setelah sampai di terminal kawah, wisatawan bisa lengsung menuruni tangga dan menikmati keindahan kawah putih.

Di area ini, kawah atau danau belerang tampak berwarna putih kebiruan, sedangkan pasirnya berwarna putih kecoklatan atau kehijauan. Terdapat pulau-pulau pasir di sekitar kawah yang dapat dijelajahi pengunjung. Kawasan ini dikelilingi tebing cadas dan bukit hijau. Pepohonan khas pegunungan pun terdapat di sekeliling kawah.

Berfoto di kawasan kawah putih menjadi aktivitas yang banyak dijumpai di tempat ini. Pengunjung mencari spot-spot berselfie terbaik untuk mengabadikan momennya di tempat itu. Disarankan oleh pemandunya, wisatawan beraktivitas di kawah putih maksimal selama 15 menit. Kawah yang mengeluarkan bau belerang dikhawatirkan mengganggu kesehatan wisatawan.

Di sekitar kawasan kawah, tidak terdapat satu pun penjual makanan atau minuman, melainkan hanya penjual cinderamata. Karenanya, pengunjung disarankan membawa makanan atau minuman sendiri dari warung-warung di area terminal gerbang atau dari rumah.

Jika sudah kenyang menjelajahi kawah putih, wisatawan dapat segera kembali ke terminal gerbang untuk makan, beristirahat, membeli souvenir atau langsung pulang. Musala dan deretan pedagang makanan pun terdapat di terminal gerbang bawah ini.

Wahyu Firmansyah (30), wisatawan asal Jakarta Utara, mengatakan sangat menikmati berwisata di Kawah Putih bersama keluarganya. Dia pun berwisata ke Kawah Putih bersama anggota keluarga besarnya yang tinggal di Kota Bandung.

"Untung saya dengar saran saudara saya, mendingan mobil diparkir dan naik ontang-anting ke kawah. Banyak mobil yang mogok di perjalanan ke kawah. Kalau parkir di atas juga sangat mahal. Tempatnya bagus, kalau ramai pengunjung dan macet ya sudah risiko karena liburan pas musim Lebaran," kata Wahyu.

Wahyu sangat menyayangkan tidak ada penjual minuman atau makanan di sekitar kawah. Padahal, dirinya ingin lebih lama berada di kawasan kawah sambil menikmati kuliner. Wahyu berharap pengelola TWA Kawah Putih bisa mendirikan restoran atau cafe di sekitar kawah untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

Wisatawan lainnya asal Cianjur, Junita (22), berwisata ke Kawah Putih mengunakan sepeda motor bersama teman-teman sekampungnya. Junita pun mengaku sangat menikmati pemandangan alam di Kawah Putih.

Halaman
12
Penulis: sam
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help