Kurs Mata Uang

Rupiah Diperkirakan Rp 13.395 Per Dolar AS

rupiah diprediksi bergerak stabil, sambil menanti data pertumbuhan ekonomi di kuartal empat 2016

Rupiah Diperkirakan Rp 13.395 Per Dolar AS
shutterstock
Wanita ambil uang dolar dari dompet 

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sama seperti pekan lalu, nilai tukar rupiah masih belum bakal bergerak banyak pekan ini. Di akhir pekan lalu (3/2), kurs spot rupiah cuma menguat 0,06 persen dibanding sehari sebelumnya ke level Rp 13.343 per dolar AS. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia juga cuma naik sekitar 0,08 persen jadi Rp 13.362.

Sejatinya, dolar AS sedang cenderung tertekan. Meski sejumlah data ekonomi AS positif, tapi pelaku pasar masih khawatir dengan kebijakan Presiden AS Donald Trump. "Tapi penguatan rupiah tertahan karena minim sentimen dari dalam negeri," kata Nizar Hilmy, Analis SoeGee Futures.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri, Rully Arya Wisnubroto, menyatakan, inflasi dalam negeri bulan lalu mengejutkan lantaran lebih tinggi dari proyeksi. Karena itu, rupiah diprediksi bergerak stabil, sambil menanti data pertumbuhan ekonomi di kuartal empat 2016. "Kami prediksi pertumbuhan ekonomi tidak banyak berubah dari kuartal tiga, sekitar 5 persen," imbuh dia.

Nizar memprediksi rupiah akan menguat tipis dan bergerak di kisaran Rp 13.320-Rp 13.400 per dolar AS. Sedang hitungan Rully, hari ini rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 13.315-Rp 13.395 per dolar AS. (kontan)

Editor: Adityas Annas Azhari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved