TribunJabar/

Sorot

Ekspektasi Tinggi Bobotoh

TURNAMEN pramusim biasanya dijadikan ajang pemanasan bagi klub sepak bola sebelum berlaga di liga resmi. Di Indonesia, . . .

Ekspektasi Tinggi Bobotoh
DOKUMENTASI PRIBADI / FACEBOOK
Oktora Veriawan, Wartawan Tribun Jabar. 

Oleh: Oktora Veriawan, Wartawan Tribun Jabar

TURNAMEN pramusim biasanya dijadikan ajang pemanasan bagi klub sepak bola sebelum berlaga di liga resmi. Di Indonesia, turnamen Piala Presiden akan menjadi ajang pramusim sebelum 18 klub, termasuk Persib, terjun di Liga 1 (baca: Liga Satu) Indonesia 2017.

Tapi turnamen Piala Presiden bukan lagi sebagai turnamen pramusim bagi Persib. Turnamen ini adalah ajang sesungguhnya untuk merebut gelar juara, bukan lagi sebagai turnamen untuk uji coba kekuatan tim.

Kenapa demikian? Karena ekspektasi bobotoh sangat tinggi. Bobotoh hanya ingin Persib juara. Turnamen pramusim, di mata bobotoh, bukan sebagai tempat untuk uji coba pemain. Bukan pula tempat uji coba skema permainan. Piala Presiden = Liga 1 Indonesia, di mana Persib harus tampil sebagai juara.

Apalagi, masih terngiang di telinga bobotoh, target yang diusung manajemen yaitu Persib harus mempertahankan gelar juara Piala Presiden yang diraih 2015. Ini tentu menjadi bumerang bagi skuat Djadjang Nurdjaman di mana mau tidak mau mereka harus tampil sebagai kampiun. Kalau tidak juara, kita harus fair dan sportif mengatakan bahwa Persib gagal dan harus dilakukan evaluasi menyeluruh sebelum Liga 1 bergulir.

Jika gagal, seharusnya jangan ada alasan a, b, c, atau d. Kondisi semua tim selepas ISC berakhir hampir semuanya sama yaitu sama-sama merombak skuatnya. Malahan Persib yang paling awal dan paling cepat dalam merombak tim. Jadi alasan apapun tak bisa diterima.

ISC berakhir tanggal 12 Desember 2016. Kemudian pada tanggal 18 Desember, manajemen Persib mengumumkan akan mencoret 30 persen pemain yang memperkuat Persib di ISC. Tanggal 23 Desember, Persib mengumumkan merekrut Wildansyah dari Sriwijaya FC, Shohei Matsunaga dari Barito Putra, Dedi Kusnandar dari Sabah FA, dan Patric Dos Santos Cruz dari T-Team Malaysia.

Tanggal 28 Desember, manajemen resmi merilis 11 pemain Persib yang dicoret dan tanggal 7 Januari 2017, Persib mengumumkan gagal merekrut Patric Dos Santos. Sejak tanggal 7 Januari, Persib yang sedari awal digadang-gadang sebagai tim paling siap menghadapi Piala Presiden dan Liga 1 Indonesia berakhir antiklimaks.

Sejak itu, Persib menjadi tim yang tidak siap menghadapi pramusim. Perekrutan pemain berkualitas seperti terbentur benteng tinggi. Pemain yang diincar urung bergabung. Malahan dua pemain memilih mundur dari Persib menjelang peluit pramusim ditiup. Yanto Basna memilih hengkang pada 16 Januari, disusul, sepekan kemudian, Zulham Zamrun yang memilih mundur dari Persib pada 23 Januari.

Kepergian dua pemain ini seperti membuka luka lama di mana beberapa pemain bintang hengkang jelang kompetisi berakhir, sebut saja Ferdinand Sinaga dan Eka Ramdani. Ada apa ini?

Beruntung Supardi dan Ahmad Jufriyanto bergabung di akhir persiapan menjelang pramusim yaitu pada 26 Januari. Tapi bergabungnya dua eks Persib ini tak serta merta menjadi solusi. Kekuatan Persib tetap dinilai kurang komplet. Skuat Djanur meninggalkan lubang di beberapa lini, terutama posisi penyerang yang hanya menyisakan Sergio van Dijk sebagai striker tulen.

Inilah kondisi sebenarnya dari skuat Persib jelang musim 2017. Bukannya mencibir, bukan juga menilai rendah dan lemah skuat yang sekarang, tapi ini fakta yang harus kita terima. Harus diingat, ekspektasi bobotoh terhadap Persib itu tinggi. Ekspektasi tinggi bobotoh tersebut bukan hanya mengandalkan keyakinan dan optimisme tapi harus dijabarkan dengan sebuah skema permainan terstruktur di lapangan. Hanya persiapan yang matang yang bisa menjabarkan itu semua di lapangan. Mudah-mudahan ekspektasi tinggi bobotoh tahun ini bisa diwujudkan skuat Persib. (*)

Naskah ini juga bisa Anda baca di koran Tribun Jabar edisi Senin (6/2/2017).

Penulis: tor
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help