TribunJabar/

Advertorial

Bupati Dadang Naser: Tak Ada Toleransi untuk Perusak Lingkungan

Dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH), selama rentang 2011-2016 pihaknya sudah menutup saluran pembuangan limbah cair liar.

Bupati Dadang Naser: Tak Ada Toleransi untuk Perusak Lingkungan
ISTIMEWA
Pemkab Bandung 

SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Bupati Bandung, Dadang M Naser marah besar mengetahui masih adanya perusahaan yang membuang limbah sembarangan ke sungai. Bupati kesal karena masih ada perusahaan yang tidak jera padahal pemerintah sudah berlaku tegas.

''Tidak boleh lagi ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai. Itu merusak lingkungan, dosa besar,'' tegas Dadang, Selasa (24/1/2017).

Menurut Dadang, dirinya memperoleh informasi mengenai adanya perusahaan yang kedapatan membuang limbah ke sungai. Perusahaan tersebut sebenarnya sudah memiliki Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL).

Tapi, kata Dadang, perusahaan itu 'nakal' dengan tidak memaksimalkan mengelola limbah.

''Jadinya tetap mencemari lingkungan,''ujar Dadang.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan pembuang limbah. Sudah puluhan perusahaan yang diproses secara hukum. Tindakan ini dilakukan Pemkab Bandung bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Bahkan, lima di antaranya sudah divonis berkekuatan hukum tetap.

''Memang, hukumannya belum maksimal. Tapi setidaknya kita sudah memperlihatkan bahwa pencemar lingkungan pasti akan dihukum tegas,''ungkap Dadang.

Dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH), selama rentang 2011-2016 pihaknya sudah menutup saluran pembuangan limbah cair liar. Tak hanya itu, DLH pun sedang mengawasi 2016 perusahaan berkaitan dengan pengelolaan izin pembuangan limbah cair.

''Pelaku pencemaran sudah jelas, ini masuk kategori kejahatan. Melanggar UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,''jelas Dadang.

Bupati meminta DLH untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengolahan limbah ratusan pabrik di Kabupaten Bandung. Pihaknya pun, kata Dadang, akan menerapkan proses perizinan yang ketat, terkait lingkungan pada calon investor.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help