TribunJabar/

Banjir

Mobil Masuk Sungai Citepus Tak akan Terjadi Lagi, Tahun Ini Dibangun Basement Air

Zul sapaan Zulkarnaen mengatakan, proyek basement Pagarsih akan dilelang pekan depan dengan nilai kontrak Rp 20 miliar.

Mobil Masuk Sungai Citepus Tak akan Terjadi Lagi, Tahun Ini Dibangun Basement Air
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Warga dari lantai dua salah satu toko percetakan menyaksikan arus air yang mengalir kencang di Jalan Pagarsih, Kota Bandung, Selasa (15/11/2016). Jalan Pagarsih kembali tergenang banjir akibat meluapnya Sungai Citepus saat hujan deras mengguyur Bandung. Tidak ada warga atau pemilik kendaraan yang berani melintas di ruas jalan tersebut karena ketinggian air mencapai lebih kurang sepinggang orang dewasa serta arusnya yang cukup deras yang dapat mengancam keselamatan. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Dua mobil hanyut saat banjir di Jalan Pagarsih di tahun 2016 tidak akan terulang kembali karena tahun ini 2017 akan dibangun basement air.

"Basement air akan dibangun di bawah jalan dengan memperlebar sungai Citepus, lebar 4 meter dan sepanjang 300 meter," ujar Kepala Pekerjaan Umum Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen di Balai Kota, Sabtu (21/01).

Zul sapaan Zulkarnaen mengatakan, proyek basement Pagarsih akan dilelang pekan depan dengan nilai kontrak Rp 20 miliar.

Menurut Zul, saat ini anggaran untuk atasi banjir di beberapa titik Kota Bandung sebesar Rp 100 miliar, masih dievaluasi Gubernur. "Mudah-mudahan tak ada perubahan sehingga penanganan banjir sesuai rencana," harap. Zul.

Proyek untuk atasi banjir danau retensi Babakan Jeruk, Kebon Jeruk, gorong-gorong Pasteur, danau retensi Sirnaraga, danau retensi Bima , pembuatan basement sepanjang Pagarsih, danau retensi Cikutra (Taman Makam Pahlawan), danau retensi depan Pasar Gedebage dan memperbesar gorong-gorong Pasar Gedebage, dan Danau Retensi Sarimas.

"Danau diperbanyak di Kota Bandung selain bisa mengatasi banjir dimusim hujan juga bisa sebagai persediaan air di musim kemarau," ujarnya.

Lahan untuk danau di lima lokasi sudah dibebaskan dan tinggal membangun, yaitu di Gedebage, di Sarimas Ujungberung, Babakan Jeruk, Ckutra dan Jalan Bima. (tsm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help