Pilgub Jabar

Pengajuan Anggaran Bawaslu Dinilai Tak Rasional, Tiga Daerah Protes

Pengajuan anggaran oleh Bawaslu, dinilai ketiga daerah itu tidak rasional dan terlalu membebani APBD kabupaten masing-masing.

Pengajuan Anggaran Bawaslu Dinilai Tak Rasional, Tiga Daerah Protes
TRIBUN JABAR/MACHMUD MUBAROK
Gedung Sate, tempat pemerintahan Gubernur Jawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zainal M

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Tiga daerah di Jabar keberatan terhadap besaran anggaran yang diajukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 mendatang. Ketiga daerah tersebut yakni Kabupaten Ciamis, Kuningan, dan Majalengka.

Pengajuan anggaran oleh Bawaslu, dinilai ketiga daerah itu tidak rasional dan terlalu membebani APBD kabupaten masing-masing. Seperti halnya di Kabupaten Ciamis, di mana Bawaslunya mengajukan anggaran sebesar Rp 11 miliar. Namun Pemkab Ciamis keberatan dengan besaran anggaran yang diajukan Bawaslu tersebut.

"Kami belum sepakat dengan besaran yang diajukannya. Kami minta pengajuannya yang rasional. Kami keberatan kalau harus menyediakan Rp 11 miliar," ujar Kepala Bagian Pemerintahan dan Umum Setda Pemkab Ciamis, Hendra Suhendra, usai rapat pendanaan bersama pilgub dan pilkada serentak Jabar di Gedung Sate Bandung, Senin (16/1).

Dijelaskan Hendra, pihaknya secara langsung mengajukan keberatan tersebut kepada Pemprov Jabar agar pengajuan Bawaslu tersebut segera diusulkan untuk dievaluasi. Sebab, kata Hendra, Pemkab Ciamis maksimal hanya mampu mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk Bawaslu Ciamis.

"Anggaran Ciamis hanya Rp 5 miliar. Kami minta pengajuannya lebih rasional, kan Bawaslu-nya saja belum terbentuk," kata Hendra.

Keberatan serupa juga disampaikan oleh Kabupaten Kuningan. Pemkab Kuningan mengaku tidak akan mampu memenuhi pengajuan anggaran yang diajukan Bawaslu Kuningan sebesar Rp 13 miliar. Anggaran yang diajukan Bawaslu dinilai terlalu membebani anggaran di daerah.

"Dari pengajuan Bawaslu, kami hanya mampu memenuhi Rp 3,75 miliar. Ini semoga jadi pertimbangan. Kemampuan anggaran kami tidak memungkinkan untuk memenuhi permintaan Bawaslu," ungkap perwakilan Pemkab Kuningan di tempat yang sama.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengakui ketiga daerah itu masih keberatan dengan besaran anggaran yang diajukan Bawaslu di masing-masing daerah. Pada kesempatan itu, Iwa meminta ketiga daerah itu untuk tidak memaraf terlebih dahulu berkas rancangan pendanaan karena akan ada pertemuan teknis untuk membahas hal tersebut.

"Nanti akan ada pertemuan khusus bersama KPU dan Bawaslu untuk membahas keberatan tiga daerah ini," kata Iwa. (zam)

Penulis: zam
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help