TribunJabar/

Publikasi Ilmiah Profesor Harus Go Internasional, Jika Tidak Tunjangan Kehormatan Dievaluasi

Menristek Dikti, Mohamad Nasir mengatakan, regulasi yang dikeluarkan Menristek Dikti adalah SN Dikti Program Doktor Wajib Publikasi Internasional.

Publikasi Ilmiah Profesor Harus Go Internasional, Jika Tidak Tunjangan Kehormatan Dievaluasi
TRIBUN JABAR/RAGIL WUSNU SAPUTRA
Rektor Unpad, Tri Hanggono Achmad saat memberikan sambutan pada Deklarasi Unpad sebagai PTNBH sekaligus penandatanganan prasasti PTNBH di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Sabtu (14/1). 

JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) mengeluarkan regulasi baru yang mewajibkan para profesor yang ada di Indonesia untuk melakukan publikasi ilmiah secara internasional setiap tahunnya.

Menristek Dikti, Mohamad Nasir mengatakan, regulasi yang dikeluarkan Menristek Dikti adalah SN Dikti Program Doktor Wajib Publikasi Internasional. Regulasi tersebut akan dilaunching pada 30 Januari 2017 di Yogyakarta.

"Regulasi sudah keluar. Nanti kami launching saat rapat kerja nasional kementerian di Yogyakarta," ujar Nasir saat ditanyai Tribun usai menghadiri Deklarasi Unpad sebagai PTNBH sekaligus penandatanganan prasasti PTNBH di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Sabtu (14/1/2017).

Nasir mengatakan, setelah regulasi tersebut dilaunching, para peofesor yang tidak melakukan publikasi internasional, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap tunjangan kehormatannya.(raw)

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help