TribunJabar/

Lansia di Antapani Bahagia Bisa Periksa Kesehatan Gratis

"Kami telah sarankan ke pemerintah kota untuk mengadakan kegiatan ini tiap tahunnya," kata Anang kepada Tribun di lokasi.

Lansia di Antapani Bahagia Bisa Periksa Kesehatan Gratis
Muhamad Nandri Prilatama
Masyarakat lansia di Kecamatan Antapani, Kota Bandung, mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, yang diadakan oleh Lembaga Lansia Indonesia (LLI) di Gedung IPHI Kota Bandung, Jalan Purwakarta, Sabtu (14/1/2017) 

Laporan Muhamad Nandri Prilatama

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ribuan masyarakat kategori lanjut usia (lansia) di wilayah Kecamatan Antapani, Kota Bandung, melakukan kegiatan jalan sehat, periksa kesehatan mata, tensi dan pijat gratis, dan silaturahim, Sabtu (14/1/2017) di sekitar kawasan gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Ketua Panitia yang sekaligus Ketua Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kecamatan Antapani, Anang Swara, mengatakan kegiatan tersebut diadakan untuk saling mengenal satu sama lain antarlansia.

"Kami telah sarankan ke pemerintah kota untuk mengadakan kegiatan ini tiap tahunnya," kata Anang kepada Tribun di lokasi.

Adapun rangkaian acara untuk para lansia tersebut, yakni jalan sehat yang dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial, dengan didampingi oleh Ketua LLI Kota Bandung, LLI Kecamatan Antapani, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat, Muhammad Anwar, mengungkapkan dinas yang ia tangani saat ini baru bekerja secara efektif seminggu, dengan di dalamnya ada bidang khusus terkait pemenuhan hak-hak manusia, serta bidang khusus untuk mengurus para lansia di Kota Bandung.

"Nanti itu di dalamnya ada kepala seksi khusus yang menangani pemenuhan hak lansia, ada kasi khusus juga dalam menyosialisasi keterkaitan dengan masyarakat. Jadi, kami tentu akan berusaha semaksimal mungkin untuk para lansia," ucapnya di lokasi yang sama.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Lansia, Irma Nuryani mengakui pentingnya terkait data-data para lansia, agar dapat mendapatkan haknya. Maka, kata Irma nantinya dinasnya tersebut memetakan data lansia yang memang tidak berdaya dan mesti mendapatkan bantuan.

"Kami akan data itu, apakah nanti ada yang masih produktif maka kami latih, agar dapat menghasilkan ekonomi untuk dirinya. Mudah-mudahan hidup di masa tua mereka bahagia dan kami akan fasilitasi walaupun dinas baru, dan semoga terperhatikan para lansia itu," jelas Irma. (ff)

Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help