TribunJabar/

Ini Alasan Menristekdikti Terkait Karya Ilmiah Profesor yang Harus Go Internasional

Menristek Dikti, Mohamad Nasir, mengatakan, publikasi internasional dilakukan bertujuan untuk mendongkrak kualitas pendidikan Indonesia di mata dunia.

Ini Alasan Menristekdikti Terkait Karya Ilmiah Profesor yang Harus Go Internasional
TRIBUN JABAR/RAGIL WUSNU SAPUTRA
Menristek Dikti Mohamad Nasir saat memberikan sambutan pada Deklarasi Unpad sebagai PTNBH sekaligus penandatanganan prasasti PTNBH di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Sabtu (14/1).(raw) 

JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Menristek Dikti, Mohamad Nasir, mengatakan, publikasi internasional dilakukan bertujuan untuk mendongkrak kualitas pendidikan Indonesia di mata dunia.

Pasalnya, kata dia, selama ini untuk skala Asia saja, Indonesia masih berada di urutan keempat. Yang pertama Malaysia, kedua Singapura dan yang ketiga Thailand.

"Selisihnya sangat signifikan. Harus didorong, kalau di satu univeristas setiap fakultas 30 atau 50 publikasi saja. Kalikan berapa fakultas yang ada. Hasilnya kan cukup luar biasa," katanya usai menghadiri Deklarasi Unpad sebagai PTNBH sekaligus penandatanganan prasasti PTNBH di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Sabtu (14/1/2017).

Belum lagi di Indonesia, kata dia, ada sekitar 5.800 guru besar yang bergelar profesor. Jika para peofesor melakukan publikasi internasional, maka akan mempercepat langkah perguruan tinggi di Indonesia masuk dunia.

Sebelumnya, Menristek Dikti mengeluarkan regulasi baru yang mewajibkan para profesor yang ada di Indonesia untuk melakukan publikasi ilmiah secara internasional setiap tahunnya.

Menristek Dikti, Mohamad Nasir mengatakan, regulasi yang dikeluarkan Menristek Dikti adalah SN Dikti Program Doktor Wajib Publikasi Internasional. Regulasi tersebut akan di launching pada 30 Januari 2017 di Yogyakarta.

Nasir mengatakan, setelah regulasi tersebut di launching, para peofesor yang tidak melakukan publikasi internasional, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap tunjangan kehormatannya.(raw)

Penulis: raw
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help