TribunJabar/

Striker Persib Shohei Matsunaga Sebut Regulasi Anyar Bagus untuk Regenerasi

Striker Persib Bandung asal Jepang, Shohei Matsunaga, mendukung penuh terbitnya regulasi anyar hasil kongres tahunan PSSI di Bandung

Striker Persib Shohei Matsunaga Sebut Regulasi Anyar Bagus untuk Regenerasi
Tribun Jabar/Yudha Maulana
Shohei Matsunaga merapat ke Mes Persib, Kota Bandung, Senin (2/1/2017). 

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Striker Persib Bandung asal Jepang, Shohei Matsunaga, mendukung penuh terbitnya regulasi anyar hasil kongres tahunan PSSI di Bandung untuk kompetisi ISL 2017.

Seperti diketahui, hasil kongres di Bandung melahirkan sejumlah aturan baru. Salah satunya, mewajibkan tim menyertakan pemain berusia di bawah 23 tahun dalam starting eleven. Shohei menilai, aturan itu sangat bagus untuk tumbuh kembang pesepak bola muda Indonesia.

"Itu kesempatan buat pemain lokal untuk menunjukan kualitas," ungkap Shohei saat ditemui di di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Jumat (13/1/2016).

Shohei berpendapat, pemain muda bisa diandalkan selama mendapat kepercayaan dari pelatih dengan memberikan jam bermain yang lebih banyak. Dia mengatakan, sewaktu berseragam Persiba Balikpapan, banyak pemain muda yang punya kualitas mumpuni semisal Abdul Azis, Heru Susanto dan Hanif Syahbandi.

"Saya percaya pada pemain muda. Karena saat di dalam lapangan semua sama rata," ujarnya.

Di Eropa atau di tanah kelahirannya, lanjut Shohei, tren memberi banyak kesempatan bagi penggawa muda telah dilakukan bertahun-tahun lalu. Proses adaptasi pun, menurut dia, tak akan menjadi kendala selama para pemain muda punya tekad besar dan berani bersaing bersama para seniornya.

"Adaptasi tidak susah, kalau lihat Eropa usia 17 tahun mereka bisa main reguler," ucapnya.

Ia pun turut mengapresiasi lahirnya aturan baru soal pembatasan kuota pemain asing. Kendati berstatus sebagai pemain impor, mantan striker Persegres Gresik United itu justru menilai, hal tersebut sebagai langkah tepat untuk membuka peluang lahirnya pemain lokal yang andal.

"Kalau kuota Asia kan dari dulu satu. Mungkin sekarang pemain Eropa yang susah dapat tim. Bagus untuk regenerasi," ujarnya.(*)

Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help