Advertorial

Poltekpos Jajaki Kerjasama Internasional untuk Lulusannya di Pentas Dunia

Saya juga melihat market di Indonesia itu masih sangat potensial, untuk melakukan kerjasama agar anak-anaknya dapat mendunia

Poltekpos Jajaki Kerjasama Internasional untuk Lulusannya di Pentas Dunia
Muhamad Nandri Prilatama
Direktur Politeknik Pos Indonesia, Agus Purnomo (kiri) bersama Vice President International Melbourne Polytechnic, Mr Dino Bettiol (kanan), saat lakukan penandatanganan MoU, di Kampus Poltekpos Indonesia, Jalan Sariasih No 5, Sarijadi, Kota Bandung, Kamis (15/12/2016). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Politeknik Pos (Poltekpos) Indonesia bersama Melbourne Polythecnic melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU), guna mempersiapkan para lulusannya agar mampu bersaing di tingkat nasional dan Internasional, serta siap menghadapi persaingan global masyarakat ekonomi Asean (MEA), di Kampus Poltekpos Indonesia, Jalan Sariasih No 5, Sukajadi, Kota Bandung, Kamis (15/12/2016). 

Vice President International Melbourne Polythecnic, Mr Dino Bettiol, mengungkapkan perasaan gembiranya dapat bekerjasama dengan Politeknik Pos Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini dilandasi karena adanya visi yang sama antara Melbourne Polytechnic dengan Politeknik Pos Indonesia, yakni dalam hal membangun human source di jurusan politeknik. 

"Saya juga melihat market di Indonesia itu masih sangat potensial, untuk melakukan kerja sama agar anak-anaknya dapat mendunia," kata Mr Dino Bettiol, usai lakukan penandatanganan MoU.

Dalam kerja sama tersebut, lebih lanjut Mr Dino menjelaskan bahwa nantinya kurikulum yang terdapat di Poltekpos Indonesia akan disatukan dengan yang ada di Melbourne Polytechnic. Selain itu, kerja sama itu bukan hanya terfokus untuk para mahasiswa, melainkan untuk jajaran eksekutif dan pengajar pun akan mendapatkan pelatihan kompetensi, terutama pondasinya ialah bahasa Inggris. 

"Melbourne Polytechnic (Australia) ini, sebagai universitas yang memang melakukan pondasi bahasa Inggris untuk para Imigran. Jadi, sangat tepat Poltekpos bekerjasama dengan kami," ujar dia.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Pos Indonesia, Agus Purnomo, mengaku kerjasama dengan Politeknik Internasional seperti itu sangatlah penting. Apalagi, kata Agus, Melbourne Polytechnic merupakan perguruan tinggi vokasi yang telah memiliki nama besar di Australia, dengan terdapat sekitar 20 ribu pelajarnya dan ratusan program studi. 

"Lulusan di sana (Melbourne Polytechnic, Red) menghasilkan lulusan yang siap bekerja di perusahaan. Nah, Itulah yang kami ingin adopsi dari sistem pembelajarannya Melbourne Polytechnic. Jadi, kami adakan MoU dan LoI (Letter of Intent)," kata Agus kepada Tribun di Kampus Poltekpos Indonesia, Kamis (15/12/2016).

Adapun bentuk kerjasamanya, Agus menyebutkan di antaranya pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dari segi pendidikan, ujar Agus, Melbourne Polytechnic akan memberikan pelatihan kepada para dosen, guna meningkatkan kemampuan dalam bidang logistic, e-commerce dan supply. 

"Nanti, pelatihannya itu terkait kurikulum dan metode pembelajaran, yang selanjutnya lulusan kami dapat pula melanjutkan degree yang lebih tinggi di Melbourne Polytechnic, seperti double degree ke jenjang lebih tinggi," ujarnya. 

Sedangkan untuk bidang pengabdian masyarakat, Agus menegaskan bahwa di Australia terdapat banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang logistik, sehingga Agus menyebut, Poltekpos Indonesia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut kepada para dosennya, melalui penelitian dan menyelesaikan persoalan-persoalan logistik di Australia.

"Walaupun pengabdian tapi ada nilai bisnis dengan perusahaan di sana (Australia, Red). Intinya, kami lakukan pemecahan masalah di perusahan logistik Australia," ucap dia. 

Dengan begitu, Agus berharap banyaknya kerjasama Internasional mampu membangun mutu dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama berbagai perguruan tinggi, yang tujuannya ialah mengarahkan para lulusan Poltekpos dapat siap bekerja dan mempercepat mereka ke dunia industri. (ff/adv)

Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help