Studi Banding

Studi Banding ke Bali, Disbudpar Kota Bandung Cari Tahu Soal Dana Sosialisasi di Gianyar

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mengadakan studi banding ke Gyanyar Bali tentang SOTK

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

BALI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mengadakan studi banding ke Gyanyar Bali tentang SOTK (satuan organisasi tata kerja) baru yang diberlakukan tahun 2017.

"Kami ingin mengetahui dana sosialisasi di Kabupaten Gianyar karena di Kota Bandung dana sosialisasi difokuskan di dinas informasi dan komunikasi," ujar Sekretaris Disbudpar Kota Bandung Pagat Risjanwar di Gianyar Bali, Rabu (30/11/2016).

Pagat mengatakan, dana sosialisasi tahun 2016 sebesar Rp 1,3 miliar tapi untuk tahun 2017 hanya diberi Rp 27 juta itu pun hanya untuk langganan koran.

Ada pengalihan pengelolaan dana sosialisasi, ingin mengetahui di kabupaten kota lainnya dan berbagi informasi kaitaan dengan SOTK baru.

Menurut Pagat adanya pengalihan dana sosialisasi dikelola satu dinas bisa memperlancar sosialisasi tapi tidak menutup kemungkinan bisa menghambat.

Pagat mengatakan kekurangannya jika sosialisasi dikelola dinas lain butuh koordinasi dan butuh waktu sedang bila dilakukan sendiri bisa lebih cepat. Padahal Disbudpar butuh promosi yang cepat.

Pagat mengaku belum tahu teknisnya untuk sosialisasi program tapi dikhawatirkan jika bukan bidangnya yang mensosialisasikan tidak tepat sasaran.

Sedangkan kelebihannya semua anggaran terkoordinir sehingga efektif dan efesien, kemudian koordinasi menjadi lebih intens dengan Diskominfo rencana satu tahun, bulanan, harian bisa digarap bersama.

Pagat mengatakan di Gianyar, dana sosialisasi pariwisata malah tersebar di masing-masing bidang. (tsm)

Ikuti kami di
Penulis: tsm
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help