Demo 2 Desember

10 Unit Bus Sudah Disiapkan Secara Mandiri Bagi Peserta Longmarch

Penanggung Jawab GNPF Kabupaten Ciamis dan Priangan Timur, KH Nonof Hanafi mengaku sudah mendapatkan bantuan 10 unit bus . . .

10 Unit Bus Sudah Disiapkan Secara Mandiri Bagi Peserta Longmarch
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Ribuan santri dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Kabupaten Ciamis dan Priangan Timur tengah berisitirahat di Rumah Makan Sukahati, Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Rabu (30/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra

JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID -  Penanggung Jawab GNPF Kabupaten Ciamis dan Priangan Timur, KH Nonof Hanafi mengaku sudah mendapatkan bantuan 10 unit bus dari hamba Allah untuk mengantarkan para santri tersebut ke Jakarta.

"Bus itu menunggu kami di Gede Bage, dan kami akan melanjutkan perjalanan dari sini (Jatinangor) kesana," kata dia di Rumah Makan Sukahati, Cipacing, Jatinangor saat beristirahat bersama ribuan peserta longmarch, Rabu (30/11)

Menurut Nonof, penentuan akhir melanjutkan perjalanan para santri menggunakan bus tersebut berdasarkan nasehat dari para kyai di Jawa Barat. Pasalnya, jarak tempuh yang tersisa 145 kilometer lagi dari 300 kilometer dirasa akan tidak tepat waktu jika ditempuh dengan berjalan kaki.

Alasan kedua, kata dia, yakni mengingat kondisi fisik para santri yang sudah berjalan sangat jauh. Meski demikian, ia menilai longmarch tersebut berhasil dan dapat menginspirasi umat islam di Indonesia bahkan di dunia.

"Rencananya nanti kami akan berangkat ba'da isya dari Bandung ke Jakarta dengan menggunakan bus itu," kata dia.

Sebelumnya, ribuan santri dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Kabupaten Ciamis dan Priangan Timur, peserta lobgmarch dari Ciamis menuju Jakarta untuk mengikuti aksi super damai 2 Desember 2016 menolak bantuan bus yang disiapkan Muspida Jawa Barat. (raw)

Ikuti kami di
Penulis: raw
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help