Wow! 2017, Kota Bandung Mulai Membangun Metro Kapsul

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan, Metro Kapsul, rencananya melayani jalur Stasiun Bandung, Alun-alun, dan Tegallega.

Wow! 2017, Kota Bandung Mulai Membangun Metro Kapsul
PT Trekka/KOMPAS.com
Prototipe metro kapsul rancangan PT Teknik Rekayasa Kereta Kapsul. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pemertintah Kota Bandung bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membangun Metro Kapsul di awal 2017.

Metro Kapsul atau kereta dengan rel melayang itu akan dibangun di jalur padat di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan, Metro Kapsul, rencananya melayani jalur Stasiun Bandung, Alun-alun, dan Tegallega.

Jalurnya dimulai dari Stasiun Barat menuju Jalan Kebon Kawung, Pasir Kaliki, Kebon Jati, Otto Iskandardinata, Dalem Kaum, Dewi Sartika, Kepatihan, kemudian kembali ke Otto Iskandardinata menuju ke Stasiun Bandung.

"Metro Kapsul yang diproduksi di Subang, Jawa Barat ini akan beroperasi di jalur sepanjang 2.850 meter. Platform Metro Kapsul rencananya akan didirikan di tiga titik, yakni di Terminal Angkot Stasiun Hall, Pasar Baru Trade Center, dan pedestrian di Jalan Dalem Kaum," ujar Emil panggilan Ridwan Kamil di Balai Kota, Senin (7/11/2016).

Emil mengatakan, dalam sekali beroperasi, akan ada 4 unit Metro Kapsul yang berjalan beriringan dan dikemudikan secara otomatis.

Pihak PT Teknik Rekayasa Kereta Kapsul (Trekka) selaku produsen, telah menyiapkan dua unit Metro Kapsul cadangan.

"Moda transportasi baru ini akan berjalan di atas rel yang melayang (elevated) sehingga tidak membutuhkan banyak ruang dan tidak perlu pembebasan lahan. Kapasitasnya pun cukup banyak, yakni bisa memuat hingga 50 penumpang setiap unitnya," ujar Emil.

Emil berharap Metro Kapsul bisa membantu mengurangi kemacetan di Kota Bandung.

"Jalur ini adalah jalur perdagangan tersibuk di Kota Bandung. Apalagi ini melewati Pasar Baru yang selalu padat oleh wisatawan yang akan berbelanja," ujar Emil.

Emil berharap rencana tersebut bisa segera terealisasi di tahun 2017 , ini moda transportasi massal buatan dalam negeri ini sudah bisa beroperasi. (tsm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved