Success Story

Mulanya Sekadar Oleh-oleh, Kini Hasilkan Omzet Rp 60 Juta

Berbagai bahan mulai dari fine, fine metalic, hingga diamond crepe menjadi ciri dari produknya

Mulanya Sekadar Oleh-oleh, Kini Hasilkan Omzet Rp 60 Juta
IST/DOK.TRIBUN JABAR
Widia Astuti 

TRIBUNJABAR.CO.ID --- TREN fashion terus berkembang setiap detik dan menit. Di tahun ini tren busana muslim masih dilirik oleh banyak orang dari berbagai kalangan. Terlebih bagi muslimah yang ingin tetap menjaga auratnya dan ingin tetap tampil modis, biasanya menggunakan hijab sebagai penutup kepala. Hijab pun saat ini sudah memiliki berbagai macam model dan banyak produsen yang menawarkan berbagai pilihan hijab menarik.

Loilokmode adalah salah satu produsen hijab yang berbentuk online shop yang dirintis oleh Widia Astuti seorang warga Bandung. Ia membuat sebuah akun tahun 2013 di media sosial. Saat ini akun Instagram-nya sudah memiliki lebih dari 50 ribu pengikut. Selain itu omzetnya mencapai 60 juta rupiah dalam satu bulan. Loilokmode membuka orderan hari Senin hingga Sabtu.

Widia menjelaskan jika Loilokmode bermula ketika ada teman dari daerahnya yang menitip kerudung oleh-oleh ketika bepergian. Awalnya tidak dijual dan hanya membagikan ke teman-teman terdekat yang saat itu menitip saja. Lama-kelamaan banyak yang pesan, dari situ mulai terpikir untuk menjual hijab-hijabnya. "Ketika banyak yang pesan muncul ide buat menjualnya, coba jual lewat Instagram," ujarnya, Sabtu (27/8/2016).

Akun Instagram-nya dibuat pada tahun 2013 akan tetapi mulai serius menekuni usaha ini sejak 2014 hingga saat ini. Pengiriman barang tidak terpatok pada jumlahnya tapi bergantung pada pesanan dan sebagai supplier ke beberapa toko busana muslim.

Berbagai bahan mulai dari fine, fine metalic, hingga diamond crepe menjadi ciri dari Loilok mode. Motif yang dijual ada pasmina motif bunga, persegi, dan polos, selain itu ada juga kerudung persegi motif dan polos. "Sampai saat ini, banyak yang pesen pasmina polos dengan warna gelap, dan bahan yang menjadi favorit adalah bahan diamond crepe," katanya.

Widia juga menjelaskan jika menggunakan hijab berbahan diamond crepe tidak akan membuat pipi terkesan chubby serta bahannya yang tidak licin dan tidak tembus pandang menjadi beberapa alasan mengapa hijab dari bahan ini diminati pelanggannya. Sedengkan kelebihan dari bahan fine adalah mudah dibentuk dan memberikan rasa sejuk bagi penggunanya.

Meski sudah untung puluhan juta rupiah setiap bulannya Widia masih merasa kalau usahanya masih belum terlalu besar dan masih ingin terus mengembangkannya. Widia juga mempunyai harapan dari usahanya ini ia dapat pergi ke tanah suci pada tahun 2017 mendatang. (tj4)

Naskah ini juga disajikan di Tribun Jabar edisi cetak hari ini, Minggu (28/8/2016). Ikuti berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help