TribunJabar/

Hari Pertama Sekolah

BREAKING NEWS: Hari Pertama Sekolah, Para Orang Tua Kelabakan Gara-gara Air PDAM Mati

SEJAK semalam pasokan air dari PDAM Tirta Raharja terhenti atau tidak ngocor.

BREAKING NEWS: Hari Pertama Sekolah, Para Orang Tua Kelabakan Gara-gara Air PDAM Mati
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Salah seorang warga buka kran air ternyata aliran dari PDAM tidak mengalir. (FOTO: TRIBUN JABAR/M ZEZEN M) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zainal M

SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Menjelang hari pertama sekolah pada Senin (18/7/2016) ini, para orangtua di Kompleks Bumi Parahyangan Kencana Blok D, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung dibuat kelabakan.

Pasalnya, sejak semalam pasokan air dari PDAM Tirta Raharja terhenti atau tidak ngocor.

Salah seorang warga Blok D Parahyangan Kencana, Beni (52), mengaku kesal dengan pelayanan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung. Sebab, seringkali pemadaman aliran air kepada para pelanggannya tidak diberitahukan sebelumnya.

"Pemadaman air seringkali mendadak. Harusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu seperti PLN. Kalau mendadak gini, kasihan warga apalagi ini hari pertama sekolah anak-anak. Saya dan warga lainnya kelabakan karena enggak ada air. Untuk mandi pun enggak ada. Parah sekali pelayanan PDAM," ujar Beni saat ditemui Tribun di rumahnya, Senin (28/7/2016)

Warga lainnya, Nura (28) mengatakan hal senada. Menurut dia, seharusnya pelayanan PDAM Tirta Raharja berbanding lurus dengan biaya mahal yang dikeluarkan pelanggan.

"Jangan sebentar-sebentar air mati. Tapi anehnya tiap bulan tagihan air saya selalu membengkak. Kemarin-kemarin lagi libur, air ngocor. Eh sekarang giliran anak-anak mau sekolah malah mati. Padahal beberapa hari terakhir ini terus turun hujan," ujar Nura. (*)

Bagaimana tanggapan PDAM Tirta Raharja perihal air yang kerap terhenti di kawasan ini, bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Selasa (19/7/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help