Cerpen Wilson Nadeak

Sepasang Rusa

"SEPULUH tahun kita menanti, apa yang kita rindukan tidak kunjung datang. Tujuh tahun kita mengembara di antara negara tetangga, semua sia-sia.

Sepasang Rusa
Ilustrasi Sepasang Rusa 

"SEPULUH tahun kita menanti, apa yang kita rindukan tidak kunjung datang. Tujuh tahun kita mengembara di antara negara tetangga, semua sia-sia. Bagaimana ini, Pak?"

"Sabarlah dulu, Ma. Usaha di pihak kita, tetapi wujud dari seberang sana."

"Aku jemu dengan komentar dokter-dokter itu. Katanya, pada kita berdua tidak ada yang salah. Kadang-kadang aku cemas."

"Cemas apa, Ma?"

"Keluarga kita keluarga yang subur. Mengapa kita tidak?"

"Lalu? Bukankah kita telah berusaha?"

"Justru itu, aku menjadi resah. Kalau-kalau kau meninggalkan aku...."

"Sejauh itu?"

"Hari-hari belakangan ini aku diserbu oleh pikiran seperti itu."

"Kau meragukan cintaku?"

Halaman
1234
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved