Tol Cileunyi-Tasik Baru Rencana Akan Dibangun 2018

DPRD Jawa Barat mendukung penuh rencana Pemprov Jabar yang akan membangun Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas)

Tol Cileunyi-Tasik Baru Rencana Akan Dibangun 2018
TRIBUN JABAR/WISNU SAPUTRA
Ilustrasi macet gerbang tol Cileunyi 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - DPRD Jawa Barat mendukung penuh rencana Pemprov Jabar yang akan membangun Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas). Terlebih, keberadaan tol yang menghubungkan kawasan Bandung Raya dan Priangan Timur itu sudah lama dinantikan oleh masyarakat di wilayah timur Jawa Barat.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Yod Mintaraga mengatakan pihaknya sangat berharap rencana pembangunan Tol Cigatas itu dapat segera direalisasikan. Ia meminta Pemprov Jabar dapat terus mengawal dan melakukan percepatan dalam proses pembangunannya agar persoalan yang kerap muncul dalam proses pembangunan seperti pembebasan lahan dapat diminimalisir.

"Kita harapkan proses perencanaan seperti feasibilty studi dan DED (detail enginering design) bisa selesai tahun ini agar proses pembebasan lahan dan pembangunan jalan tol bisa segera dimulai," ujar Yod kepada wartawan di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Bandung, Senin (20/6).

Yod yang merupakan anggota DPRD Jabar asal daerah pemilihan (dapil) Kabupaten dan Kota Tasikmalaya meyakini proses pembangunan Tol Cigatas bisa lebih lancar dibanding pembangunan tol lainnya di Jabar seperti Bocimi, Cisumdawu dan Soroja. Salah satu indikatornya, ujar dia, adalah adanya dukungan penuh dari para kepala daerah di wilayah Priangan Timur seperti Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

"Pemprov memang harus proaktif dalam mengawal pembangunan jalan Tol Cigatas ini. Kita berharap pembangunanya bisa jauh lebih cepat. Apalagi Cigatas ini masuk dalam jaringan tol nasional," kata Yod.

Yod optimistis keberadaan Tol Cigatas ini dapat menjadi solusi kemacetan di jalur Nagreg hingga Tasikmalaya yang selama ini menjadi rutinitas tahunan setiap kali musim lebaran tiba. Selain itu, menurutnya, Tol Cigatas ini juga akan bisa mendorong percepatan pembangunan masyarakat terutama di wilayah Priangan Timur. Sebab, arus barang dan orang pun akan lebih cepat.
sekitarnya. Terlebih arus barang dan orang pun menjadi lebih cepat.

"Cigatas akan sangat membantu pemerataan pembangunan di daerah. Bahkan bisa menjadi daya tarik bagi para investor untuk berinvestasi di wilayah Priangan Timur. Ciamis dan Pangandaran yang punya pariwisata akan jauh lebih maju. Juga daerah lainnya. Bandung-Pangandaran bisa hanya 2 jam saja," beber Yod.

Pembangunan Tol Cigatas sendiri ditargetkan bisa dimulai pada awal 2018 mendatang. Pemprov Jabar meyakini keberadaan Cigatas akan membuat wilayah Priangan Timur maju pesat sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan tahunan yang terjadi di jalur Cilenyi-Nagreg hingga Ciamis saat mudik lebaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Iwa Karniwa mengatakan rencana pembangunan tol yang menghubungkan wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur mulai dari Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran itu saat ini sudah memasuki feasibility study (FS) atau studi kelayakan. Diharapkan studi kelayakan tersebut bisa tuntas pada Juli mendatang.

"Tahun 2017 kita harapkan sudah masuk pembebasan lahan. Kalau lancar, 2018 akhir mulai proses konstruksi. Mudah-mudahan setahun beres, tapi tergantung pada pembebasan lahan," ujar Iwa.

Halaman
12
Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved