TribunJabar/

Pilgub Jabar 2018

Mengejutkan, Ahok Dukung Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Jawa Barat

Ketika dikonfirmasi mengenai dukungan Ahok kepada dirinya tersebut, Dedi Mulyadi membenarkan dan mengaku sangat terkejut

Mengejutkan, Ahok Dukung Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Jawa Barat
ISTIMEWA
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi usai pertemuan dengan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaya Purnama, Rabu (4/11). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zainal M

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Secara mengejutkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menyampaikan dukungan kepada Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi untuk menjadi Gubernur Jabar periode mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan Ahok secara langsung di depan Dedi Mulyadi saat pembukaan Musda Partai Golkar DPD DKI Jakarta, di Slipi Jakarta, Minggu (19/6).

Berdasarkan informasi yang diterima Tribun dari sumber internal Golkar Jabar, dukungan yang disampaikan Ahok kepada Bupati Purwakarta tersebut sempat membuat para hadirin terkejut.

Terlebih, saat memberikan sambutan pada pembukaan Musda Golkar DKI Jakarta itu, Ahok secara blak-blakan menyebut nama Dedi Mulyadi.

"Kang Dedi (Mulyadi) harus menjadi Gubernur Jawa Barat karena saya merasa dekat. Ini agar mudah bekerjasama," ujar Ahok seperti ditirukan sumber tersebut.

Dukungan yang disampaikan Ahok itu juga didengar langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Sekjen Golkar Idrus Marham serta para petinggi Golkar yang lain.

Ketika dikonfirmasi mengenai dukungan Ahok kepada dirinya tersebut, Dedi Mulyadi membenarkan dan mengaku sangat terkejut dengan pernyataan orang nomor satu di Jakarta itu.

Terlebih, kata Dedi, pernyataan tersebut tidak hanya diungkapkan di depan dirinya, melainkan pula di hadapan hadirin peserta Musda Golkar DKI Jakarta.

"Terus terang saya kaget dan tidak menyangka Pak Ahok menyatakan dukungannya kepada saya. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan apresiasi Pak Ahok mengenai peluang saya dalam memimpin Jabar," ujar Dedi Mulyadi saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (19/6).

Menurut Dedi, pernyataan Ahok tersebut memberikan harapan sekaligus bentuk semangat persahabatan antara dirinya dengan Ahok yang sudah terjalin cukup lama. Ia menyebut dirinya dan Ahok memiliki satu kesamaan yakni keduanya kompak dalam mendukung pluralisme dan kekaryaan.

Meski mendapat dukungan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Dedi mengaku belum akan bergerak untuk pencalonan Gubernur Jabar yang akan digelar 2018 mendatang. Dedi menyebut prioritasnya saat ini adalah menyelasaikan tugas-tugasnya sebagai Bupati Purwakarta dan Ketua Partai Golkar Jabar.

"Saya hanya ingin menjalankan tugas dengan baik supaya rakyat merasakan perubahan yang tengah dilakukan," ucap Dedi diplomatis. (zam)

Penulis: zam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help