Sabtu, 18 April 2026

MotoGP

Marquez dan Pedrosa Keluhkan Winglet

Penggunaan winglet menyebabkan pebalap turbulensi.

Editor: Oktora Veriawan
MotoGP
Insiden sengit Rossi dan Marquez di seri MotoGP Sepang, Malaysia, Minggu (25/10/2015). 
JEREZ – Mencatat waktu tercepat pada tes resmi di sirkuit Jerez hari Senin (25/4) menggunakan motor yang dilengkapi enam sayap tambahan (winglet), Marc Márquez menyebut untuk kedepannya penggunaan sayap harus dibatasi.
Penggunaan sayap tambahan sebagai peranti aerodinamika yang dimotori oleh tim Ducati sejak tahun lalu, terus bertambah.
Pada balapan GP Spanyol kemarin, Valentino Rossi dan Marc Márquez pertama kalinya mengalikasi sayap ukuran besar di fairing depan motor mereka. Tim Aprilia dan Suzuki juga mencoba winglet.
Nah, pada tes hari Senin di Jerez setelah balapan di tempat yang sama, juara dunia MotoGP dua kali Marc Márquez memulai debut pemakaian winglet susun tiga di motor Honda RC213V-nya.
"Kita mencoba banyak, banyak, banyak hal, kami melakukan banyak lap dari pagi sampai jam terakhir," kata Marc Márquez ketika ditanya tentang sayap tambahan.
"Senang rasanya. Kami mencoba sayap yang berbeda dan tampak bahwa itu bekerja dengan cara yang berbeda tetapi memiliki beberapa potensi," jelasnya.
 
Marc Márquez mengatakan, selama belum dilarang, tidak ada batasan untuk tim melakukan pengembangan. Tetapi ia memperingatkan setidaknya harus ada batasannya.
"Untuk kedepannya kita harus melakukan sesuatu," katanya. Tetapi pada saat ini, sesuai aturan, kita bisa melakukannya dan kami bekerja pada aerodinamika untuk mencoba dan meningkatkannya," lanjut Márquez.
Sayap menjadi daerah utama pengembangan pabrikan MotoGP. Digunakan untuk membantu stabilitas motor saat berakselerasi dan mencegah motor wheelie (bagian depan motor terangkat).
Ducati pelopornya, pemakaian sayap yang boros pada motor Desmosedici sejak 2015, memicu angin perang terowongan angin antara Ducati, Honda dan Yamaha.
Winglet dilarang dipakai pada motor kelas Moto2 dan Moto3 sebelum awal musim ini.
Beberapa pengendara, termasuk Dani Pedrosa, mengeluh tentang turbulensi yang dihasilkan di belakang motor bersayap dan berpotensi cedera serius jika kehantam oleh sayap tambahan itu.
Produsen lain yang berhubungan dengan winglet, sekarang akan dipaksa untuk menghabiskan jutaan dolar di terowongan angin untuk mencoba setiap settingan.
Suzuki menjadi tim terbaru yang mencoba winglet, ketika diuji Maverick Vinales pada tes ini, seperti yang sudah digunakan oleh rekan setimnya Aleix Espargaro akhir pekan lalu.
"Tidak banyak perbedaan," lapor Vinales, calon pendamping Valentino Rossi di tim Yamaha tahun depan.
"Anda hanya mendapat sedikit kurang wheelie, sehingga membuatnya lebih nyaman masuk ke tikungan,” jelasnya. "Ini bukan langkah besar," imbuh Vinales.
Nah, ayo deh saling berlomba mendesain winglet dan mengaplikasikannya di motor, mumpung belum dilarang. (otomotifnet.com)
Sumber: Otomotif Net
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved