Banjir

Pascabanjir, Warga Paseh Kabupaten Bandung Keluhkan Sulitnya Pasokan Air Bersih

MENGELUHKAN sulitnya pasokan air bersih.

Pascabanjir, Warga Paseh Kabupaten Bandung Keluhkan Sulitnya Pasokan Air Bersih
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Illustrasi air bersih. (FOTO: TRIBUN JABAR / M SYARIF ABDUSSALAM) 

Laporan Cipta Permana

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Sebanyak 63 rumah di wilayah Kampung Rancabali, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung kembali terendam banjir dengan kedalaman 40-50 sentimeter, pada Selasa (26/4/2016) malam.

Kini warga wilayah Kampung Rancabali tersebut mengeluhkan sulitnya pasokan air bersih, Rabu (27/4/2016)

Informasi ini disampaikan oleh tim relawan Garda Caah, Riki Waskito kepada Tribun.

Sejak pukul 18.45 WIB hingga 21.30 WIB, Selasa (26/4/2016) perkampungan tersebut terendam banjir luapan Sungai Gandok Ciraab.

"Ada 63 rumah warga yang terendam banjir, tersebar di RT 01-03/RW 12 Kampung Rancabali. Ketinggian air di dalam rumah mereka antara 40-50 cm, sedangkan di jalan gang dan halaman rumah setinggi 1 meter," ujar Riki saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (27/4/2016) pagi tadi.

Bagaimana untuk menanggulangi masalah kesulitan air bersih di wilayah ini, ikuti terus perkembangan terbaru di www.tribunjabar.co.id. Selengkapnya, bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Kamis (28/4/2016). Ikuti pula berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved