Success Story

Meniti Karier dari Reseller

SEMPAT mencoba berbagai macam usaha, lalu menjadi reseller, langkah berani diambil Tita W Sari.

Meniti Karier dari Reseller
TRIBUN JABAR
Tita W Sari 

SEMPAT mencoba berbagai macam usaha, lalu menjadi reseller, langkah berani diambil Tita W Sari. Tahun 2011, Tita memutuskan membuka usaha sendiri yang kini pemasaran produknya hingga ke luar negeri.

Bisnis yang dilakoni Tita dimulai tahun 1994. Ketika itu, ia membuka salon di rumahnya. Dua tahun berselang, di sebelah salon dibuka butik.

"Tapi kendalanya dulu kami sering pindah-pindah rumah. Jadi ketika pindah rumah, usahanya ikut ganti. Saya sempat buka warnet dan foto studio," kata Tita kepada Tribun, Sabtu (5/3) di Jalan Lodaya.

Kemudian, ia pun menjadi reseller berbagai macam produk. Tita mengambil produk dari saudara dan rekanan bisnisnya untuk dijual ke orang lain.

Produk yang dipasarkannya beragam, mulai baju batik, mukena, hingga busana muslim. "Bahkan sempat juga menjadi reseller madu sampai terasi," ucap Tita.

Apa yang dilakoni Tita cukup berhasil. Barang yang dijualnya, terutama busana muslim, mendapat respons positif dari konsumen.

Di saat seperti ini, kendala kembali dialami Tita. Ketika permintaan membeludak, justru ketersediaan barang terbatas.

"Saya tidak bisa memenuhi permintaan pasar. Waktu itu yang sedang banyak permintaan adalah mukena," ujarnya.

Karenanya, di tahun 2011 ia membuka Libasuttaqwa, yang disingkat Lita. "Sengaja disingkat Lita biar enak dibaca," kata Tita.

Namun, ketika itu produk yang dibuat Lita pertama kali bukan mukena, melainkan kerudung. Ini karena penjahit yang diajak kerja sama belum bisa menjahit berbagai macam variasi.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help