Pilgub Jabar 2018

Aher Telah Dua Kali Menjabat, Deddy Mizwar Berpeluang Besar Diusung PKS di Pilgub Jabar

Hal tersebut tersirat dalam Rapat Koordinasi Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat

Aher Telah Dua Kali Menjabat, Deddy Mizwar Berpeluang Besar Diusung PKS di Pilgub Jabar
DOKUMENTASI/TRIBUN JABAR
Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, saat melaksanakan tugas sebagai Plh Gubernur Jawa Barat. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Aktor senior yang kini menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, dinilai berpeluang maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jabar 2018.

Hal tersebut tersirat dalam Rapat Koordinasi Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat yang dilaksanakan di Bandung, Minggu (31/1/2016).

Kepala Bidang Polhukam DPW PKS Jabar Sadar Muslihat mengatakan, Deddy merupakan sosok yang berpeluang paling besar untuk diusung partainya pada Pilgub Jabar 2018.

Selain memiliki popularitas yang tinggi di masyarakat, Deddy pun memenuhi kriteria PKS terkait kelanjutan pembangunan di Jabar saat ini.

"Ingin yang sudah dilakukan Kang Aher (Ahmad. Heryawan) bisa berlanjut. Tentu ya secara politis, melihat tadi, keinginan program berlanjut, yang paling berpeluang ya beliau," ujar Sadar, Minggu.

Karena itu, pihaknya akan berusaha menggandeng partai lain yang memiliki ketertarikan sama terhadap Deddy.

Saat ini, sambung dia, PKS hanya membutuhkan satu kursi di DPRD Jabar agar bisa mengusung kandidat pilgub.

"Sekarang (di DPRD Jabar) 12 kursi, harus berkoalisi, kurang 1 kursi. Gampang-gampang susah. Kalau aturannya tidak berubah, minimal 13 kursi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKS Jabar Ahmad Syaikhu mengatakan, pihaknya tengah menyeleksi kandidat yang akan diusung pada Pilgub Jabar 2018.

"Sejumlah persiapan telah dilakukan seperti Pemilu Raya (Pemira) awal di tingkat kader," ucap Syaikhu.

Dari penjaringan tersebut, pihaknya menerima banyak nama. Namun, ia enggat menyebut nama yang dimaksud. Sosok yang akan diusung kemungkinan berasal dari elit politik saat ini. (KOMPAS.com/Kontributor Bandung, Reni Susanti)

Editor: ddh
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help