TribunJabar/
Home »

Opini

» Podium

Podium

Teror Media

AWAL tahun 2016 Bangsa Indonesia dikejutkan dengan ancaman bom, terror, aksi bunuh diri sampai aksi heroik bak film Hollywood.

Teror Media
dok pribadi / blogspot.co.id
Encep Dulwahab, pengajar jurnalistik di Fikom UIN Bandung. 

AWAL tahun 2016 Bangsa Indonesia dikejutkan dengan ancaman bom, terror, aksi bunuh diri sampai aksi heroik bak film Hollywood.

Tepatnya Kamis 14 Januari di kawasan Sarinah, Jakarta, dunia kembali menyaksikan bagaimana teroris dengan mudah memperlihatkan ke dunia kemahirannya dalam memporakporandakan sebuah bangsa yang hebat dan besar.

Aksi yang hanya dapat dilihat dalam film-film box office, hadir dalam dunia nyata, dan begitu dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

Bagi kalangan media, aksi ini menjadi durian runtuh, karena tidak bingung dan susah-susah mencari isu atau menciptakan isu menarik, yang bisa menyedot perhatian pembaca atau penonton setianya.

Tetapi dengan adanya kejadian kemarin, yang ditengari dilakukan oleh kalangan ISIS, media seperti sedang merayakan hajat besar.

Sejak Kamis, 14 Januari 2016 sampai sekarang, berbagai media (cetak, daring, dan elektronik), menyajikan kejadian yang menewaskan 7 orang itu sebagai headline.

Di media elektronik kejadian tersebut langsung diliput dari lokasi, bahkan menjadi acara utama yang bisa meng-cancel agenda acara lainnya.

Berbagai media sepakat kalau teroris adalah salah, dan sebagai musuh bersama. Rupanya ini berhasil, karena masyarakat sudah semakin yakin kalau teroris harus segera dibumihanguskan di tanah pertiwi. Bagaimana sekarang masyarakat begitu geram dan marahnya ketika mendengar istilah teroris.

Semua media memperlihatkan kehebatan dan jagoannya para Polisi beserta jajarannya, yang setiap aksinya selalu berhasil melumpuhkan para teroris.

Media mempertontonkannya secara vulgar bagaimana baku tembak terjadi, korban, dan penggerebekan-penggerebakan yang dilakukan pascapengeboman Sarinah.

Halaman
1234
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help